Rabu, 2 September 2009 14:44 WIB Info Mudik,Ekonomi Share :

Pengiriman motor menjelang lebaran dengan KA meningkat

Jakarta–Menjelang Idul Fitri mendatang pengiriman sepeda motor di lintas Pulau Jawa oleh calon pemudik dengan menggunakan Kereta Api Parcel (kargo) melalui Stasiun Senen mengalami peningkatan.

“Pada hari-hari biasa, jumlah pengiriman sepeda motor berkisar antara 10 sampai 20 unit sehari, sedangkan selama Ramadhan meningkat menjadi sekitar 40 unit, ” ungkap Kepala Stasiun Senen, Barosad IM, Senin.

Menurut dia, pengelolaan pengiriman sepeda motor dengan KA Parsel dilakukan oleh swasta, sementara PJKA hanya memfasilitasi sarana angkutan dan penyediaan lahan gudang.

Aang, 38, staf perusahaan ekspedisi PT Index Transportama yang berkantor di kawasan Stasiun Senen mengatakan, pada pekan pertama Ramadhan, pengiriman sepeda motor yang berjumlah sekitar 40 unit per hari biasanya meningkat mulai hari H-7.

“Pada H-7  biasanya bisa mencapai 100 hingga 200 motor per harinya,” ujarnya.

Aang menjelaskan, batas pendaftaran pengiriman paket motor jelang lebaran akan berakhir pada 12 September 2009. Setelah lebaran pengiriman paket motor biasanya kembali normal yaitu ke berbagai daerah tujuan di Pulau Jawa, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk tarif pengiriman, lanjut Aang, ia menjamin tahun ini tidak akan ada kenaikan. Untuk tujuan Bandung Rp 190.000 (jenis motor bebek) dan Rp 240.000 (jenis non-bebek), Semarang Rp 230.000 (jenis motor bebek) dan Rp 280.000 (jenis non bebek).

Selanjutnya, Surabaya Rp 250.000 (motor bebek) dan Rp 300.000 (non-bebek), Yogyakarta Rp 230.000 (motor bebek) dan Rp280.000 (non- bebek), Solo Rp 230.000 (motor bebek) Rp. 280.000 (non-bebek) dan Madiun Rp 290.000 (motor bebek) dan Rp340.000 (non-bebek).

“Setelah dikirim, nanti pemilik bisa langsung mengambil di kantor kami yang berada di setiap cabang di 15 stasiun kedatangan di Pulau Jawa,” kata Aang.

Sementara itu, Budi Waluyo,78, pemilik PT Index Transportama mengatakan jumlah jasa pengiriman motor via Kereta Api Parsel selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Menurut Budi, kenaikan itu seiring sejalan dengan meningkatnya jumlah pemilik kendaraan sepeda motor pada setiap tahunnya. Ia menambahkan, untuk mengirim seluruh motor tersebut pihaknya menyewa satu gerbong khusus atau lebih KA Sapu Jagad.

Selain pengiriman sepeda motor, perusahaan ekspedisi angkutan KA Parsel juga tetap membuka layanan pengiriman barang-barang lain, seperti pakaian,tas dan perabotan rumah.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…