Rabu, 2 September 2009 20:36 WIB News Share :

Pascagempa terjadi dua kali longsor

Cianjur–Gempa bumi berkekuatan 7,3 SR yang turut mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diikuti dua kali longsor terjadi di kawasan Kampung Urug Hanafi, Desa Pamoyanan, Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan.

“Untuk sementara petugas pencari korban tertimbun ditarik karena adanya  suara gemuruh dan seperti dentuman sebanyak dua  kali di lokasi longsor bersamaan gempa,” kata Rustandi, seorang anggota tim pencari  korban.

Selain penghentian sementara proses pencarian, saat ini sebagian besar warga yang berada di sekitar lokasi terpaksa dievakuasi  ke tempat yang lebih aman.

Warga yang tinggal beberapa ratus meter dari lokasi, sudah lebih dahulu diungsikan  ke tempat yang lebih aman.

“Hingga malm ini diharapkan tidak ada warga  yang bertahan di rumah berdekatan lokasi longsor, khawatir terjadi gempa dan longsor susulan,” katanya.

Warga bahkan mengangkut barang-barang bersama pengungsian ke tempat yang menurut petugas aman untuk bertahan sementara. Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Maskana Sumitra menyatakan Cianjur dalam kondisi  siaga I terkait bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Cianjur Selatan, pasca gempa berskala 7,3 richter.

Saat ini hampir seluruh kecamatan yang ada di wilayah Selatan Cianjur terkena bencana alam. “Kita nyatakan dalam kondisi  siaga I khusus wilayah Pesisir Pantai Selatan Cianjur,”  kata Maskana.

Ant/tya

lowongan kerja
lowongan kerja Perusahaan yang Bergerak di bidang Tekstil, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…