Rabu, 2 September 2009 16:02 WIB News Share :

Pasca-gempa, warga Cilacap pantau pergerakan air laut

Cilacap–Seluruh warga pesisir Cilacap, Jawa Tengah, berjaga untuk memantau pergerakan air laut. Hal ini terkait kemungkinan air laut surut sebagai tanda potensi tsunami, setelah gempa mengguncang 10 menit sebelumnya.

“Kami keluar dari rumah ini sambil memantau, air laut surut atau tidak. Kalau surut, kami segera mengungsi,” kata Sumarni (31), warga Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap.

Gempa tak hanya dirasakan di pesisir Cilacap, tetapi juga dirasakan hampir di seluruh kabupaten di Jawa Tengah. Seorang warga Kabupaten Banjarnegara, Hari (40), mengaku, cukup terkejut dengan guncangan gempa yang terjadi Rabu sore ini.

“Saya yang sedang mengendarai motor saja merasakan guncangannya,” katanya.

Seorang petugas prakirawan vulkan di BMKG Banjarnegara mengatakan, gempa berlangsung cukup lama dan cukup besar. Hingga pukul 15.05, gempa susulan masih terus terjadi.

“Gempa ini juga dirasakan di pesisir utara Jawa, seperti di Tegal,” katanya.

kompas/fid

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…