Rabu, 2 September 2009 17:36 WIB Ekonomi Share :

Menkeu
Pinjaman siaga diupayakan diperpanjang hingga 2011

Jakarta–Pemerintah akan mengupayakan pinjaman siaga dapat tersedia hingga 2010 bahkan dilanjutkan hingga 2011 meskipun pembahasan global saat ini bukan lagi menyangkut krisis tetapi lebih kepada strategi keluar (exit strategy) dari kondisi krisis.

“Meskipun 2010 menunjukkan perkiraan perkembangan yang positif, tetapi fasilitas pinjaman siaga tidak akan didrop,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Pusat Ditjen Pajak Jakarta, Rabu.

Indonesia mendapatkan fasilitas pinjaman siaga dari sejumlah pihak sebesar 5,5 miliar dolar AS yang berlaku selama dua tahun yaitu 2009 hingga 2010.

Komitmen pinjaman siaga itu antara lain berasal dari Pemerintah Jepang, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), dan Australia. Dari jumlah 5,5 miliar dolar AS, Indonesia baru memanfaatkan/menarik sekitar 750 juta dolar AS ketika menerbitkan Samurai Bond yang dijamin oleh pemerintah Jepang.

Menurut Menkeu, walaupun kemungkinan defisit beberapa tahun ke depan akan mengecil namun pinjaman siaga tetap diperlukan bahkan akan diupayakan diperpanjang 2011.

“Pinjaman siaga masih diperlukan, risiko minimnya likuiditas di pasar global masih ada,” kata Menkeu.

Menkeu menyebutkan, pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G-20 di London pada 4-5 September 2009 akan memfokuskan pembahasan pada “exit strategy” dan “balance and sustainable growth model” (model pertumbuhan yang berkesinambungan dan seimbang).

“Dalam pembahasan tentang exit strategi akan diupayakan agar exit strategi diterapkan dengan konsisten sehingga tidak mengorbankan kepentingan ’emerging markets’ dalam memperoleh pembiayaan pembangunan dari pasar,” kata Menkeu.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…