Rabu, 2 September 2009 14:50 WIB Ekonomi,Internasional Share :

Garuda dituntut KPPU Australia

Jakarta–Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) atau KPPU Australia telah mengajukan tuntutan hukum terhadap PT Garuda Indonesia terkait dugaan konspirasi yang dilakukannya bersama sejumlah maskapai lain.

Konspirasi yang dilakukan Garuda adalah menentukan harga bahan bakar sekaligus ongkos keamanan secara tidak sah untuk kargo udara terhitung sejak tahun 2001 hingga 2006. Demikian berita yang dikutip dari The Australian, Rabu (2/9).

Dengan adanya tuntutan hukum tersebut, Garuda menjadi maskapai penerbangan ke 10 yang akan diseret ke Pengadilan Negeri Australia.

Sebanyak enam maskapai penerbangan lainnya, termasuk Qantas Airways Ltd, sejauh ini sudah diminta untuk membayar denda sebesar US$ 41 juta terkait tuntutan yang sama.

Langkah serupa juga dilayangkan terhadap Singapore Airlines Ltd, Cathay pacific Aiways Ltd., Emirates Airline.

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) versi Australia tersebut mencatat sidang dengar-pendapat Garuda akan dilangsungkan 22 Oktober mendatang di Sydney.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…