Rabu, 2 September 2009 16:48 WIB News Share :

2 Korban gempa dirawat di RSU Garut

Garut–Kepala RSU dr Slamet Garut dr Widjayanti Utoyo, SPM mengemukakan, untuk sementara terdapat dua korban guncangan gempa bumi yang masih dirawat pada ruang unit gawat darurat (UGD) setempat, Rabu (2/9).

Keduanya mengalami luka parah pada sekujur tubuhnya, yang saat gempa berlangsung sedang berbelanja di Toserba Yogya Garut, terdiri seorang perempuan dan laki-laki dewasa.

Namun masih belum bisa dimintai keterangan tentang penyebab luka tersebut, karena mereka masih mengalami depresi berat, ungkap Widjayanti Utoyo.

Sehingga seluruh jajaran medis dan tenaga medis terus melakukan kesiap-siagaan, untuk segera menanggulangi jika terdapat korban gempa lainnya.

Gempa berkekuatan 7,3 pada Skala Richter sebagaimana diungkapkan Kepala Seksi Data dan Informasi BMG Kelas I Bandung, Ismanto.

Sementara itu, petugas Puskesmas Dengan Tempat Prawatan (DTP) Tarogong Garut, Herman menyatakan, pihaknya tengah merawat korban gempa dengan kondisi luka di bagian kepala.

Terdiri Ny. Ia (25) warga kampung Bojong Larang tertimpa genteng rumah rubuh, dan seorang anak atas nama Elena(7) warga kampung Pasir Muncang Desa Jati juga mengalami luka pada bagian kepala akibat tertimpa genting rumah rubuh.

Luka kedua korban tersebut sangat parah bahkan kini kondisinya cukup kritis, yang kemungkinan akan segera dirujuk ke RSU kabupaten, katanya.

Sebelumnya  warga kota Garut dan sekitarnya berhamburan keluar rumah dan perkantorannya masing-masing, akibat diguncang gempa bumi yang berlangsung pukul 14.55 WIB sekitar 30 detik, Rabu.

Gempa yang berpusat 142 km berkedalaman 30 km barat daya Tasikmalaya itu sangat berpotensi tsunami, ungkap, Iswanto.

Peristiwa tersebut selain sangat menggemparkan warga Garut, juga antara lain menyebabkan genting atap gedung DPRD setempat berhamburan, retaknya tembok beberapa rumah di kecamatan Bayongbong serta nyaris rubuhnya bangunan aula kelurahan Sukajaya di kecamatan Tarogong Kidul.

ant/fid

lowongan kerja
lowongan kerja ACCOUNTING HEAD, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…