Selasa, 1 September 2009 17:34 WIB Solo Share :

SBC akan dibuatkan museum dan dipatenkan

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana mematenkan acara tahunan Solo Batik Carnival (SBC) baik dari segi penyelenggaraannya, tema maupun kostumnya. Semua karya yang dihasilkan melalui SBC juga akan dimuseumkan. Hal itu untuk menghindari pengakuan karya SBC oleh pihak lain.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo, Purnomo Subagyo, ditemui wartawan di Balaikota, Selasa (1/9), mengatakan, ada dua event besar yang berpotensi untuk dipatenkan atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, yaitu SBC dan Solo International Ethnic Music (SIEM).

Namun sebagai langkah awal, pihaknya akan mematenkan terlebih dahulu penyelenggaraan SBC. Tak hanya itu, Purnomo mengatakan, akan dibuatkan pula museum khusus untuk menampung semua karya para peserta SBC dari tahun ke tahun sehingga akan nampak perubahannya. Museum itu rencananya mengambil tempat di kompleks Solo Technopark (STP).

“SBC ini kan juga bagian dari produk industri kreatif, sehingga tepat kalau museumnya ditempatkan di STP. Saat sudah banyak masyarakat yang membuat miniatur SBC sebagai suvenir,” jelas Purnomo.
Mengenai rencana mematenkan karya dalam SBC, Purnomo mengatakan, saat ini masih harus dikonsultasikan dulu dengan Walikota.

Namun demikian, pihaknya sudah siap dengan proposal pengajuan hak paten itu.

Masih berkaitan dengan SBC, pada 19-20 Februari 2010, sebanyak 100 peserta SBC akan diberangkatkan ke Singapura untuk mengikuti Parade Chingay, sebuah parade tahunan yang digelar untuk memperingati Tahun Baru China.

shs

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…