Selasa, 1 September 2009 14:46 WIB Ekonomi Share :

Menkeu persilakan KPK dan BPK periksa Century

Jakarta–Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mempersilahkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengaudit pengambilalihan Bank Century. Itu untuk mengetahui apakah proses pengambilan keputusan sudah benar atau tidak.

“Kalau mau diaudit BPK silahkan diaudit supaya kita lihat semuanya sesuai dengan governance benar atau tidak,” katanya di Jakarta, Selasa (1/9).

Menurut dia, BPK telah melakukan audit pendahuluan, dan bisa berlanjut ke audit investigasi. Jika KPK mendengar sesuatu yang dianggap fraud atau kriminal, maka ada baiknya bisa dilihat semua aspek secara matang.

“Baiknya kita lihat saja, pemerintah berkeinginan baik untuk membuat persoalan ini menjadi clear, akuntabel, kepatuhan terhadap UU, kepatuhan terhadap prosedur dilakukan scara baik,” katanya.

Pemerintah juga berkepentingan untuk menjaga proses pengambilan keputusan menjadi akuntabel, agar kekisruhan tidak terus timbul. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan ekses yang tidak baik terhadap Bank Century yang saat ini diurus LPS.

“Kita tidak ingin apa yang dilakukan untuk perbaiki kinerjanya menjadi sia-sia,” ujarnya.

Hal itu juga untuk menjaga kondisi seluruh industri bank, jika hal ini terus dimunculkan. Audit itu untuk mencari tahu apakah ada kesalahan atau tidak.

“Kita tunggu saja BPK, KPK, Kapolri melakukan berbagai investigasi penyelewengan terhadap pengelola Century sebelumnya,” ujarnya.

Sementara ketika ditanya mengenai pengawasan yang dirasakan ada banyak kekurangan, menurut Menkeu hal itu lebih bersifat pada pengawasnya, bukan institusi BI.

“Atau memang dirasakan pengawasan dari perbankan masih perlu diperbaiki, ada kekurangan, ada hal-hal sifatnya pada pengawasnya bukan institusi BI-nya,” ujarnya.

vivanews/fid

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…