Selasa, 1 September 2009 16:20 WIB News Share :

Foke minta koordinator Gepeng dan pemberi sedekah dipidana

Jakarta– Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo ingin agar gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Jakarta ditindak tegas. Bagi dia, para Gepeng maupun pemberi sedekah harus dibawa ke ranah pidana.

“Dari dulu saya minta ke Dinas Sosial, Gepeng itu harus dibawa di ranah pidana supaya ada efek jera, baik kordinator dan pemberi. Sementara itu, Gepeng kita tetap tertibkan,” kata Fauzi Bowo di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (1/9).

Foke menyarankan, bagi para pemberi sedekah sebaiknya menggunakan
lembaga-lembaga resmi untuk menyalurkan bantuannya.

“Jangan sampai ada orang yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan orang lain,” ujar pria berkumis ini.

Foke kembali menegaskan untuk tetap menegakkan Peraturan Daerah (Perda) No 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum).”Kita harus lebih konsisten,” kata dia.

Perda Tibum mengancam pemberi sedekah dengan hukuman kurungan maksimal 60 hari dan denda sebesar Rp 20 juta
 
dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….