Selasa, 1 September 2009 14:38 WIB Ekonomi Share :

Bank Ekspor Indonesia resmi beroperasi

Jakarta–Pemerintah, Selasa (1/9) secara resmi meluncurkan Bank Ekspor Indonesia atau Indonesia Exim Bank. Bank yang khusus menjalankan bisnis di ekspor dan impor ini bakal mendapat tambahan modal sebesar Rp 2 triliun dari modal awal pemerintah sebesar Rp 4 triliun pada 2009 sehingga penyertaan modal pemerintah pada 2010 sebesar Rp 6 triliun.

Anggota Dewan Direktur sekaligus Dirjen Kekayaan Negara Hadiyanto mengatakan, tambahan Rp 2 triliun secara prinsip sudah disetujui panitia anggaran DPR RI dalam RAPBN 2010.

“Ini untuk pengembangan modal,” kata Hadiyanto dalam peresmian operasional Indonesia Exim Bank di Jakarta, Selasa.

Hadiyanto menambahkan, pendirian lembaga ini dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja ekspor melalui pemberian pembiayaan, penjaminan dan asuransi ekspor baik yang tradisional maupun yang syariah.

Bank Exim Indonesia ini akan mempunyai akses lebih murah terhadap pinjaman dan lebih bisa kompetitif untuk memberikan penjaminan dan pembiayaan ekspor.
Sebagai Ketua Dewan Direktur, pemerintah memilih Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Internasional Mahendra Siregar, dengan anggota dewan direktur adalah Hadiyanto, Ngalim Sawega, Hesti Indah Kresnarini.

Bank Exim Indonesia tidak tunduk kepada aturan perbankan dan aturan lembaga keuangan namu akan tetap menggunakan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik dengan banyak mengadopsi aturan perbankan.

kompas/fid

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…