Senin, 31 Agustus 2009 19:05 WIB Sport Share :

PSSI izinkan Bendol ke Persija

Jakarta–PSSI akhirnya memperbolehkan pelatih kepala Timnas Indonesia, Benny Dollo (Bendol)  ke Persija sebagai direktur teknik tim Macan Kemayoran itu.

“Kami menemui kata sepakat dengan Persija,” kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes usai pertemuan PSSI-Persija di kantor PSSI, Jakarta, Senin (31/8) sore.

Ia menegaskan bahwa kesepakatan ini adalah solusi yang terbaik untuk PSSI dan Persija.

Benny Dollo sendiri masih memiliki kontrak sebagai pelatih Timnas senior Indonesia hingga 31 Januari dengan target Timnas Indonesia lolos ke putaranfinal Piala Asia 2011.

Timnas Indonesia masih memiliki empat laga lanjutan. “Tidak tertutup Benny tetap jadi pelatih Timnas hingga kontraknya habis,” katanya.

Sementara itu, Muhayat, pembina Persija yang juga Sekprov DKI Jakarta ini mengatakan gembira dengan hasil kesepakatan dengan PSSI soal Benny Dollo.

“Kami gembira dengan hasil pertemuan dengan Sekjen PSSI. Benny nantikan akan menunjuk tandemnya (pelatih) untuk Persija,” katanya.

Sedang Benny Dollo menegaskan bahwa kesepakatan ini adalah solusi terbaik buat Persija dan PSSI.

Untuk peluang Indonesia di Piala Asia 2011 tetap ada dengan Pelatnas jangka pendek.

Ia mengargetkan sembilan poin untuk lolos.

“Kita masih ada empat sisa laga lanjutan. Saya target enam poin di partai kandang dan satu poin di dua laga away,” katanya.

Disinggung siapa pelatih Persija, Benny yang menjadi direktur teknik tidak boleh turun ke lapangan layaknya pelatih kepala ini belum menyebutkan siapa yang akan ditunjuk sebagai pelatih.

“Saya belum dapat sebutkan,” katanya mantan pelatih Arema Malang ini.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….