Senin, 31 Agustus 2009 17:21 WIB Klaten Share :

Perlintasan KA Jombor rawan kecelakaan

Klaten (Espos)–Perlintasan kereta api (KA) kilometer (km) 132+1 yang dikenal dengan perlintasan Mbah Ruwet, tepatnya di Desa Jombor, Ceper, Klaten dinilai menjadi titik paling rawan kecelakaan di Kecamatan Ceper sepanjang masa mudik Lebaran 1430 hijriyah atau 2009.

Pernyataan tersebut disampaikan Camat Ceper, Bejo Wiyono saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (31/8) siang, menanggapi kondisi sarana dan prasarana lalu-lintas di wilayahnya menjelang kedatangan arus mudik Lebaran 2009.

“Itu (perlintasan Mbah Ruwet) memang rawan karena tidak ada petugasnya. Maka nanti akan dibahas bersama dinas atau instansi terkait guna menempatkan petugas di perlintasan tersebut,” ujarnya.

Dia menuturkan, seorang petugas akan ditempatkan di perlintasan KA Mbah Ruwet guna memantau dan mengatur sirkulasi kendaraan bermotor. Petugas akan ditempatkan sepanjang arus mudik dan balik Lebaran. Camat tidak menepis kemungkinan dipasangnya kembali palang perlintasan di jalur tersebut guna memperkecil risiko terjadinya kecelakaan.
“Kemungkinan pada H-10 akan dilakukan pembahasan detail mengenai solusi bagi kondisi persimpangan Mbah Ruwet,” imbuhnya.

Camat Bejo mengungkapkan, sebelumnya di persimpangan Mbah Ruwet pernah dipasang palang perlintasan KA. Namun disayangkan, peralatan tersebut dilaporkan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

kur

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…