Senin, 31 Agustus 2009 14:12 WIB Internasional Share :

Perayaan Kemerdekaan ke-52 Malaysia berlangsung sederhana

Kuala Lumpur–Peringatan Hari Kemerdekaan ke-52 Kerajaan Malaysia yang jatuh pada 31 Agustus 2009 dirayakan secara sederhana dan singkat, 30 menit, di gedung parlemen karena jatuh pada bulan Ramadan (puasa) dan merebaknya H1N1.

Upacara kemerdekaan ke-52 ini dipimpin oleh Yang Dipertuan Agung Malaysia Mizan Zainal Abidin dan dihadiri oleh PM Malaysia Najib Tun Razak, seluruh menteri dan para duta besar di halaman parkir gedung parlemen Malaysia, Kuala Lumpur, Senin.

Para mantan PM Malaysia seperti Mahathir Mohamad dan Abdullah Badawi tidak ada yang hadir. Begitu pula tokoh oposisi Anwar Ibrahim dan Lim Kit Siang tidak hadir pada upacara kemerdekaan yang untuk kali pertama diadakan di kawasan gedung parlemen.

Para menteri hadir menggunakan baju safari biru kelam lengan pendek dan menggunakan topi dengan simbol angka 1 (satu) yang menjadi¬† motto pemerintahan Najib Tun Razak “1 Malaysia”, sementara Yang Dipertuan Agung mengenakan pakaian tentara angkatan darat.

Upacara kemerdekaan yang dilakukan secara sederhana dan singkat itu meliputi penghormatan kepada Yang Dipertuan Agung Mizan Zainal Abidin sambil menyanyikan lagu kebangsaan Negaraku. Yang Dipertuan Agung kemudian memeriksa pasukan upacara setelah itu disusul pengibaran bendera Malaysia.

Biasanya diadakan parade dari masing-masing tentera perang dan instansi Malaysia, namun kali ini hanya dilakukan parade bendera oleh para pelajar Malaysia. Agong dan para menteri ikut menggoyangkan tangan dengan bendera kecil Malaysia.

Setelah itu beberapa wakil rakyat Malaysia dari berbagai etnis menyanyikan kembali lagu kebangsaan Negaraku.

Dalam upacara itu kemudian meneriakan yel-yel “Merdeka. Merdeka. Merdeka”. Tanpa ada sambutan atau pidato dari Yang Dipertuang Agong dan PM Malaysia Najib Tun Razak.

Upacara selesai setelah Yang DiPertuang Agong dan istrinya meninggalkan lapangan upacara. PM Najib dan wakilnya  Muhyiddin Yassin meninggalkan lapangan upacara disusul para menteri dan undangan lainnya.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…