Senin, 31 Agustus 2009 17:28 WIB Issue Share :

Pemkot bidik 10 event bergengsi dalam setahun

Solo (Espos)–Beberapa waktu lalu, Walikota Solo, Joko Widodo berujar, Solo akan berani mengklaim sebagai Kota Seni Pertunjukan (Performing Art) jika setidaknya ada 10 event seni bergengsi yang digelar di Kota Bengawan.

Kesungguhan untuk membuktikan harapan pihak Pemkot Solo itu pun tak sekadar isapan jempol. Terbukti, setelah sekitar tujuh pergeleran seni dan budaya digeber di kota ini, Pemkot melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Solo tengah berancang-ancang menciptakan program seni terbaru di tahun depan.

“Ada beberapa rencana untuk menampilkan event-event bergengsi lainnya untuk digelar di tahun mendatang. September ini akan kami bahas lebih matang,” papar Kepala Disbudpar Solo, Purnomo Subagyo saat ditemui Espos, Senin (31/8), di kantornya.

Dia menguraikan, menyusul kesuksesan pergelaran akbar berskala nasional hingga internasional, seperti Solo International Etnik Music (SIEM), Solo International Performing Arts (SIPA), Solo Batik Carnival (SBC), Solo Batik Fashion (SBF), Mangkunegaran Performing Art (MPA), dan Festival Keraton Surakarta membuat image Kota Solo sebagai Kota Seni Pertunjukan mendekati kenyataan. Apalagi selain kegiatan itu, masih diperkuat dengan munculnya beragam kegiatan lain yang digelar sejumlah komunitas dan sanggar seni di kota ini.

hkt

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…