Senin, 31 Agustus 2009 17:34 WIB Sragen Share :

Aliran listrik ribuan pelanggan PLN terancam diputus

Sragen (Espos)–Sedikitnya 6807 pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah Sragen terancam diputus aliran listriknya lantaran nunggak pembayaran rekening tagihan.

Total nominal tunggakan rekening tagihan yang bervariasi antara satu hingga lima bulan itu mencapai senilai Rp 526.371.310.

Manajer PLN Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Sragen, Endro Wahyu Widodo ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/8) mengatakan, pihaknya saat ini sedang intensif menekan tunggakan pembayaran rekening tagihan pelanggan tersebut.

Sedangkan rincian tunggakan yang belum terbayar adalah sebanyak 4.809 pelanggan yang nunggak selama satu bulan, 1.258 pelanggan nunggak tagihan rekening dua bulan, serta 542 pelanggan nunggak pembayaran tiga bulan. Selain itu, 151 pelanggan nunggak empat bulan dan 47 pelanggan nunggak hingga lima bulan.

Menurut Endro, sesuai dengan peraturan yang berlaku sebenarnya pelanggan yang sudah nunggak pembayaran rekening maksimal tiga bulan, pihak PLN bisa melakukan pencabutan instalasi. Artinya, pelanggan harus membayar seperti saat memasang instalasi baru jika ingin menyambung lagi. Namun pihak PLN sejauh ini masih meberikan toleransi dan memilih melakukan pendekatan persuasif untuk menarik tunggakan tersebut.

Padahal, sesuai dengan data terakhir, dari total 131 ribu pelanggan PLN di Sragen, 740 pelanggan di antaranya nunggak pembayaran di atas tiga bulan dan bisa langsung dicabut instalasinya oleh PLN.
“Sebenarnya bisa saja kami langsung mencabut instalasi pelanggan yang nunggak lebih tiga bulan itu. Namun kami tidak melakukan itu karena tetap memilih cara-cara persuasif dan menghindari konflik secara langsung dengan pelanggan,” ujar Endro.

isw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….