Minggu, 30 Agustus 2009 20:59 WIB Klaten Share :

Talut Bendung Wantil bocor, petani pasang rangkaian drum bekas

Klaten (Espos)–Petani beberapa desa di wilayah Kecamatan Juwiring, Klaten, Minggu (30/8) memasang rangkaian drum bekas sebagai jalur air irigasi saluran sekunder sayap kanan Bendung Wantil yang bocor mulai pekan lalu.

Rangkaian drum bekas itu lebih kurang sepanjang 12,5 meter atau sama dengan panjang talut yang retak dan terancam ambrol. Mantri pengairan Kecamatan Delanggu, Bambang Supriyanto yang dilibatkan dalam proses pembuatan rangkaian saluran darurat talut menuturkan, rangkaian drum dilas supaya bertahan lama.

“Ada dua rangkaian drum dimana masing-masing jalur terdiri sembilan drum. Rangkaian drum dilas, serta dikuatkan dengan karung berisi pasir dan pasangan batu dengan semen.  Mudah-mudahan bisa bertahan beberapa bulan ke depan,” ujarnya kepada <I>Espos<I> di Delanggu.

Bambang menjelaskan, langkah darurat yang diambil sebagai penyikapan atas belum jelasnya bantuan berupa perbaikan talut oleh pemerintah. Kendati sudah disurvei oleh petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten pekan lalu, namun alokasi dana belum bisa dipastikan tahun ini.

kur

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…