Minggu, 30 Agustus 2009 18:47 WIB Sukoharjo Share :

Para penjual semangka kewalahan penuhi permintaan pasar

Sukoharjo (Espos)–Para penjual semangka di wilayah Sukoharjo mulai kewalahan memenuhi tingginya permintaan buah tersebut selama bulan puasa. Salah seorang penjual semangka di tepi Jl Bentakan, Baki, Dewa Dewantoro, 56, mengatakan setiap pembeli semangka yang mengunjungi tenda dagangannya semakin membeludak baik dari wilayah Sukoharjo maupun pengendara yang melintas. Bahkan, dalam satu hari dia mengaku bisa menjual semangka hingga 1,5 ton.

“Hari-hari biasa penjualan semangka paling banyak kurang dari 50 kuintal. Tapi selama puasa ini ternyata meningkat drastis bisa mencapai 1,5 ton, hal ini mungkin karena selama puasa masyarakat senang mengkonsumsi buah-buahan segar,” katanya ketika ditemui <I>Espos<I>, Minggu (30/8) di sela-sela melayani pembeli.

Dia mengatakan, selain semangka, buah-buahan segar berair seperti melon dan belewah juga bayak diminati masyarakat selama bulan puasa. Dalam sehari, dia mengaku bisa menghabiskan lima kuintal belewah dan empat kuintal melon. Lebih lanjut dia mengatakan, tingginya permintaan semangka diprediksi akan terus meningkat hingga musim mudik tiba atau menjelang Lebaran, untuk itu dia mengaku telah bersiap-siap meminta tambahan stok komoditas buah tersebut.

“Menjelang Lebaran kemungkinan saya bisa menghabiskan hingga 5 ton semangka, karena yang beli khususnya para pemudik juga meningkat makanya satu pekan sebelum Lebaran saya akan menyimpan 25 ton stok semangka, kalau melon dan belewah kemungkinan saya hanya menyetok satu ton setiap hari karena takut busuk,” katanya.

Pedagang buah lainnya, Tono mengatakan selama bulan puasa pembeli biasanya membeludak sekitar pukul 15.00 WIB hingga menjelang buka puasa. “Karena banyaknya permintaan omzet penjualan semangka dan buah lainnya di sini meningkat, dalam sehari bisa mencapai Rp 5 juta,” akunya.

m78

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…