Sabtu, 29 Agustus 2009 22:05 WIB Solo Share :

Tim dokter RS Kasih Ibu berhasil angkat tumor 31 kg

Solo (Espos)–Tim dokter Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Solo berhasil mengangkat tumor seberat 31 kg dari tubuh Ny Djusiyam, 52, Sabtu (29/8), di rumah sakit setempat.

Selama lebih kurang 10 tahun, warga Karangpandan, Kabupaten Karanganyar ini menderita tumor, namun enggan menjalani operasi pengangkatan hingga terus membesar.

Ny Djusiyam memang akhirnya memutuskan untuk mengikuti saran dari anak-anaknya agar menjalani operasi pengangkatan tumor. Tumor yang terus membesar dan rasa sakit yang terus mendera tubuhnya pun menjadi penguat tekadnya menjalani operasi yang berlangsung lebih kurang 5 jam.

Tim dokter RS Kasih Ibu Solo yang terdiri atas dr Soejarsono SpB (spesialis bedah), dr Erwin Gunawan SpOG (spesialis kandungan) serta dr Umar Bahaswan SpAn (spesialis anestesi) dan dibantu sejumlah perawat akhirnya berhasil mengangkat tumor yang bersarang pada organ reproduksi wanita paruh baya ini.

“Tumor sudah bisa diangkat secara utuh semuanya. Selanjutnya kami masih akan melakukan patologi anatomi atau PA untuk memastikan jenis tumor ini, apakah termasuk jinak atau ganas. Secara klinis, tumor ini memang tumor jinak, tapi kepastiannya harus melalui PA itu,” terang Soejarsono ketika ditemui Espos, seusai melakukan operasi, Sabtu sore di RS Kasih Ibu.

Ia menjelaskan operasi harus dilakukan karena tumor sudah sangat besar. Tak hanya itu, tumor juga sudah mengakibatkan kerusakan organ lain di sekitarnya dan membuat pasien sulit beraktivitas. Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, lalu persiapan operasi dan penegakan diagnosa, lanjutnya, tim dokter akhirnya memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan tumor yang melekat pada indung telur pasien.

Erwin menambahkan tumor yang diderita pasien tersebut adalah tumor indung telur dan mioma.
“Pasien sebenarnya sudah tahu kalau tumor itu harus diangkat. Tetapi karena khawatir dan belum siap, pasien belum mau menjalani operasi. Pasien baru berani dioperasi setelah tubuhnya semakin terasa sakit, tumornya membesar dan keluarganya mendukung operasi,” terangnya.

Tumor yang bersarang itu berhasil diangkat, kendati selama operasi, tim dokter sempat menghadapi sedikit kesulitan karena tumor bed-nya luas. Para dokter tersebut mengatakan operasi memang harus dilakukan secara cermat dan sangat hati-hati agar tumor bisa diangkat seluruhnya. Selain itu, juga dimaksudkan supaya pembedahan tidak mengenai organ dan jaringan lainnya.

Operasi pengangkatan tumor berjalan lancar. Selama operasi itu, jelas para dokter, juga diketahui bahwa tumor sudah mengenai organ dan jaringan lain di sekitarnya. Meski demikian, mereka menegaskan kondisi tubuh pasien dan organ tubuh masih berfungsi dengan baik.

iik

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…