Sabtu, 29 Agustus 2009 13:08 WIB News Share :

Pemprov siapkan 120 bus jemput warga Jateng di Jakarta

Semarang–Provinsi Jawa Tengah bersama dengan 35 kabupaten/kota di provinsi itu menyediakan 120 bus untuk mudik warganya yang selama ini merantau di Ibu Kota Jakarta.

“Biar dianggap Jawa Tengah sekarang sudah sejahtera. Pak Bupati dan Pak Gubernurnya ikut membantu mudik warganya,” kata Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo pada saat rapat kerja bersama 35 bupati/walikota se-Jawa Tengah, Jum’at (28/8).

120 bus tersebut terdiri dari 50 buah yang disediakan Provinsi Jawa Tengah dan 70 bus sumbangan dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Masing-masing kabupaten/kota menyumbang dua bus.

Awalnya, Gubernur sendiri menyediakan sebanyak 50 bus untuk mudik warga Jawa Tengah yang ada di Jakarta secara bersama-sama. Namun, Bibit merasa jumlah bus tersebut masih kurang. Untuk itu, secara terbuka Bibit meminta kepada para bupati untuk bisa membantu menyewa bus tambahan. Setiap bupati/kota di 35 daerah diminta untuk ikut menyumbang penyewaan dua buah bus untuk menjemput warga asli Jawa Tengah yang merantau di Jakarta tersebut. Atas permintaan itu, para Bupati pun menyepakatinya meski sempat ada yang tidak setuju.

“Harus setuju, setidaknya ini menjadi hadiah untuk warga Jawa Tengah yang merantau,” ujar bekas Panglima Kodam IV Diponegoro ini.

Karena sudah menjadi keputusan, para Bupati/Walikota diminta untuk segera mentransfer uang sewa bus dengan nominal Rp 7.250.000 per bus.

“Segera transfer ke Abdul Aziz,” pinta Bibit. Abdul Aziz adalah salah satu panitia mudik bersama warga Jawa Tengah yang ada di Jakarta.

Jika nominal uang sewa bus tersebut dikalikan 120 bus maka berarti Jawa Tengah mengeluarkan uang sebanyak Rp 870 juta untuk keperluan mudik warganya. Rencananya, setiap bus akan diisi sebanyak 50 orang.

Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Kehumasan Provinsi Jawa Tengah Agus Utomo mengakui jumlah bus yang disediakan tidak sebanding dengan jumlah warga Jawa Tengah yang akan mudik.

“Kalau dijumlah, bus hanya bisa memuat enam ribu pemudik. Padahal, pemudik ke Jawa Tengah berjumlah jutaan orang,” kata Agus Utomo.

Agus menyatakan, panitia mudik bersama akan lebih mengutamakan warga perantau yang kurang mampu. Untuk mengatur pembagian tiket, panitia mudik bersama warga Jawa Tengah akan membuka loket pembagian tiket di Jakarta. Tempatnya, kata Agus adalah di Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Jakarta, yakni di Jalan Dharmawangsa VIII No. 26 Jakarta.

tempointeraktif/fid

lowongan pekerjaan
PT. BPR Bina Langgeng Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….