Sabtu, 29 Agustus 2009 20:38 WIB News Share :

Dewan Pers tolak tudingan pemerintah Malaysia

Jakarta–Dewan Pers menolak tudingan pemerintah Malaysia bahwa pers di Indonesia membesar-besarkan insiden tari Pendet.

Menurut anggota Dewan Pers, Sabam Leo Batubara, pers Indonesia menulis pemberitaan soal insiden itu berdasarkan fakta semata.

“Media di Indonesia cukup bertanggung jawab dan tidak berlebihan dalam menulis pemberitaan tersebut,” kata Leo saat dihubungi, Sabtu (29/8).

Leo juga mengatakan media di tanah air menuliskan hal tersebut untuk menginformasikan kepada pembaca apa yang terjadi saat berita tersebut ditulis.

Sebelumnya diberitakan pemerintah Malaysia menganggap pers Indonesia telah menuduhnya mencuri tari Pendet – tari dari Bali – untuk digunakan dalam promosi pariwisatanya.

Menurut pemerintah Malaysia, pemberitaan pers Indonesia menyebabkan kesalahpahaman di antara kedua negara.

tempointeraktif/fid

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….