Sabtu, 29 Agustus 2009 20:33 WIB Solo Share :

Alquran koleksi Radya Pustaka akhirnya dikembalikan

Solo (Espos)–Terjemahan Alquran berbahasa Jawa kuno koleksi museum Radya Pustaka akhirnya dikembalikan oleh Takmir Mesjid Agung Semarang ke komite Radya Pusatka, Sabtu (29/8). Pengembalian terjemahan Alquran Jawa kuno ke museum tertua di Indonesia itu tak terlepas dari upaya keras komite museum dalam melacak keberadaan benda-benda pustaka yang terdaftar dalam katalog namun tak diketahui keberadaanya.

Proses serah terima terjemahan Alquran dilakukan oleh salah seorang staf Museum Ronggowarsito Semarang, Sri Rahayu langsung kepada Ketua Komite Museum Radya Pustaka, Winarso Kalinggo.

Menurut pengakuan Sri Rahayu, keberadaan terjemahan Alquran tersebut selama ini disimpan di Museum Mesjid Agung Semarang sejak tahun 2006 silam. Saat itu, terang dia, panitia peresmian Mesjid Agung meminjam terjemahan Alquran Jawa Kuno ke pengelola Radya Pustaka untuk keperluan peresmian Mesjid Agung.

“Namun, entah bagaimana ceritanya panitia tak kunjung mengembalikan. Ironisnya, semua takmir tak ada yang mengetahui bahwa terjemahan Alquran Jawa kuno adalah milik Radya Pustaka,” urainya.

Tak kunjung dikembalikannya terjemahan Alquran tersebut, kata dia, lantas berbuntut panjang lantaran mencuat ke persoalan publik. Komite Radya Pustaka lantas mulai melacak hingga diketahui keberadaanya yang ternyata di Museum Mesjid Agung Semarang.

“Nah, akhirnya kami hubungi panitia acara yang kami kenal. Panitia peresmian mesjid yang orang-orangnya berasal dari Museum Ronggowarsito pun mengakui dan bersedia mengembalikan ke Radya Pustaka tanpa maksud apa-apa selain hanya ingin mengembalikan,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi terjemahan Alquran terjemahan masih terawat dengan baik, meski tali pengikatnya sudah ada yang lepas. Terjemahan Alquran yang terdiri dari tiga buku tersebut ditulis oleh Kirana Suboyo pada tahun 1905. Dalam catatannya, usia terjemahan Aslquran tersebut adalah 104 tahun.

asa

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…