Jumat, 28 Agustus 2009 17:29 WIB News Share :

Yuddy minta Mbak Tutut calonkan diri

Jakarta–Ketua Departemen Organsiasi, Kepemudaan dan Kaderisasi (OKK) DPP Partai Golkar Yuddy Chrisnandi minta kakak sulung Tommy Soeharto, Siti Hardiyanti (Mbak Tutut) untuk mau mencalonkan diri dan dicalonkan sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam Munas di Pekanbaru, 4-7 Oktober 2009.

“Jika Mbak Tutut mau mencalonkan, saya akan mengundurkan diri dari pencalonan dan selanjutnya menjadi tim sukses bagi Mbak tutut,” katanya di Gedung DPR/MPR Jakarta, Jumat.

Yuddy telah bertemu dengan Mbak Tutut di Jl Cendana Menteng Jakarta Pusat setelah Shalat Tarawih, pada Kamis (27/8) malam. Dalam pertemuan itu, Yuddy mengatakan siap menggalang dukungan untuk Mbak Tutut apabila mau mencalonkan diri sebagai ketua umum pada Munas mendatang.

Jika Mbak Tutut tidak mau mencalonkan diri, maka Yuddy meminta restu untuk melanjutkan pencalonan. Permintaan restu itu, dibutuhkan karena Yuddy pernah bekerja untuk Mbak Tutut.

Yuddy mengemukakan, pengalaman bekerja itu memunculkan keyakinan bahwa Mbak Tutut memiliki kemampuan memimpin organisasi.  

Menurut dia, stigma sebagai keluarga mantan pimpinan orde baru tidak lagi relevan setelah 10 tahun reformasi berlangsung di Indonesia karena masyarakat telah memberi hukuman sosial. Selain bertemu Mbak Tutut, pekan lalu, Yuddy juga telah bertemu dengan Tommy Soeharto untuk membicarakan perkembangan partai.

Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto akan kembali masuk dunia politik dengan meramaikan bursa Ketua Umum DPP Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Pekanbaru (Riau) pada 4-7 Oktober 2009.

Dengan kesiapan Tommy masuk bursa ketua umum, persaingan merebut kursi kepemimpinan di Partai Golkar akan lebih sengit. Munas akan mengganti Ketua Umum Partai Golkar saat ini Jusuf Kalla (JK).
Ant/tya

lowongan kerja
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…