Jumat, 28 Agustus 2009 18:28 WIB Karanganyar Share :

Dishubkominfo perketat pemeriksaan jelang Lebaran

Karanganyar (Espos)–Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penumpang, semua bus dan angkutan umum wajib mengantongi surat lulus uji KIR dan emisi. Terutama, bagi kendaraan yang beroperasi sebagai angkutan mudik lebaran.

Menurut Kasi Teknik dan Prasarana Bidang Perhubungan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Karanganyar, Sugeng Sarjiono, standar pemeriksaan kendaraan yang diterapkannya cukup ketat.

Prosedur pengujian KIR itu berupa pemeriksaan kondisi ban, rem, kopling, kaca spion, dan kelengkapan bus lainnya. Sedangkan untuk uji emisi, petugas akan memeriksa langsung kadar gas buang kendaraan yang akan digunakan sebagai angkutan mudik.

“Karena KIR ini untuk masa enam tahun ke depan, tentunya tidak boleh main-main. Semua komponen yang ada pada kendaraan harus diperiksa secara ketat. Bagaimana pun, kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan gara-gara angkutan bermasalah,” terangnya, saat ditemui Espos di kantornya, Jumat (28/8).

Hingga sepekan awal Ramadan ini, jumlah kendaraan yang melakukan uji KIR mengalami peningkatan. Jika pada hari-hari biasa rata-rata sekitar 40 unit sehari, selama Ramadan ini terjadi peningkatan 10%.

“Masa Lebaran nanti, pelayanan KIR di tempat kami kebetulan tutup selama sepekan. Kemungkinan kendaraan-kendaraan yang KIR-nya mati pada hari-hari itu, banyak yang maju dan minta diuji sekarang ini. Soalnya, kendaraan itu juga akan dioperasikan selama masa mudik dan arus balik Lebaran nanti,” kata dia.

dsp

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…