News
Kamis, 27 Agustus 2009 - 16:34 WIB

Organda Solo siapkan 1.460 armada angkutan lebaran

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solo (Espos)–Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Solo menyatakan siap mengerahkan armada angkutan darat secara all out untuk menyambut masa Lebaran tahun 2009 ini. Jumlah total armada yang saat ini disiapkan Organda sebanyak 1.460 unit.
Ketua Organda Kota Solo, Joko Suprapto memastikan armada yang tersedia saat ini mencukupi untuk kebutuhan mengangkut penumpang saat Lebaran tersebut hingga arus balik tiba.

“Jumlah armada yang saat ini siap untuk dioperasikan sebanyak 1.460 unit, termasuk di antaranya 57 armada cadangan untuk semua jenis angkutan. Kami pastikan jumlah tersebut cukup untuk kebutuhan pengangkutan penumpang selama masa Lebaran. Berdasarkan pengalaman pada masa Lebaran dua hingga tiga tahun sebelumnya, hampir tidak pernah terjadi kekurangan armada angkutan baik untuk mudik maupun untuk balik” ujar Joko ketika ditemui wartawan di Sekretariat Organda Solo, Kamis (27/8).

Advertisement

Joko menyebutkan jumlah armada cadangan untuk masing-masing jenis angkutan darat antara lain bus antar kota dalam provinsi (AKDP), bus antar kota antar provinsi (AKAP), bus kota, taksi, bus pariwisata, angkutan dan truk, berkisar antara 5% hingga 10% dari jumlah armada reguler untuk masing-masing jenis angkutan yang ada. Hampir semua armada angkutan tersebut, menurut Joko, dalam kondisi baik dan layak jalan.

“Selama ini dari Organda juga melakukan pemantauan dan imbauah agar masing-masing perusahaan otobus secara rutin melakukan servis dan pengecekan terhadap kondisi bus sehingga bila dibutuhkan sewaktu-waktu, bus-bus tersebut bisa dioperasikan,” kata Joko.

Joko mengakui hingga Kamis kemarin belum terjadi lonjakan jumlah penumpang angkutan darat secara signifikan, khususnya untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP). Joko memperkirakan kenaikan jumlah penumpang yang datang arah Jakarta baru akan terjadi sekitar sepekan menjelang datangnya perayaan Lebaran.

Advertisement

“Sampai hari ini arus penumpang masih normal dan belum terlihat ada kenaikan dari jumlahnya,” kata Joko.

Di sisi lain Joko mengakui penghapusan tuslah untuk angkutan Lebaran oleh pemerintah yang telah diberlakukan dalam beberapa tahun terakhir ini justru memberikan dampak cukup positif bagi perusahaan-perusahaan otobus (PO) yang ada.

sry

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif