Kamis, 27 Agustus 2009 15:33 WIB Boyolali Share :

Membludak, RSUD tempatkan pasien di ruang UGD

Boyolali (Espos)–Jumlah pasien rawat inap di RSU Pandan Arang Boyolali sejak awal  Agustus membludak, menyusul meningkatnya jumlah pasien anak penderita diare. Pihak RS terpaksa menempatkan pasien rawat inap di ruang UGD lantaran bangsal yang tersedia tidak lagi mencukupi.

Direktur RSU Pandan Arang, dr Andarwati, mengakui bahwa pihaknya sudah menggunakan bed (tempat tidur) cadangan untuk menampung pasien. Ia mengatakan pihaknya tidak bisa menolak pasien sepanjang masih mampu menampung kendati dengan kondisi yang tidak ideal.

Jumlah bed di RSU Pandan Arang pada kondisi normal sebanyak 244 buah. Melonjaknya jumlah pasien membuat pihak rumah sakit menambah bed di UGD hingga menjadi 15 buah.

“Overcapacity ini terjadi sejak awal Agustus dan puncaknya pada awal puasa. Karena musim diare, utamanya anak-anak,” ujarnya saat ditemui di Pemkab Boyolali, Kamis (27/8).

Perubahan suhu yang drastis pada malam dan siang hari di musim kemarau ini, lanjut Andarwati, potensial menimbulkan penyakit diare, terlebih pada anak-anak. Sebagian pasien yang dirawat adalah pasien rujukan dari Puskesmas. Selain itu, sekitar 33 persen pasien yang di rawat inap bukan penduduk Kabupaten Boyolali.

Sejauh ini, RSU Pandan Arang masih mampu menerima pasien. Namun jika sudah tidak ada lagi bed yang tersedia, maka pihak RS hanya bisa menyarankan agar pasien berobat di RS lain.

“Kami menyarankan untuk RS lain seperti di Banyudono. Namun untuk ke swasta kami tidak menyarankan RS swasta mana, terserah masyarakat. Karena menyangkut besarnya biaya,” ujarnya.

Persediaan obat sejauh ini, tukas Andarwati, tidak ada masalah. Ia menambahkan saat ini pihaknya sedang membangun bangunan utama yang terdiri dari 14 kamar dan membuat ruang isolasi. Sebelumnya memang sudah ada ruang isolasi namun dikatakannya belum memenuhi standar.

kha

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….