Kamis, 27 Agustus 2009 16:28 WIB News Share :

Kejagung kembalikan uang negara Rp 238 miliar dari BLBI

Jakarta–Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil mengembalikan uang negara sebesar Rp238 miliar dari obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Bank Industri.

“Pada 12 Agustus 2009, kita berhasil mengembalikan uang negara Rp238 miliar,” kata Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Edwin Pamimpin Situmorang, di Jakarta, Kamis.

Dikatakan, penanganan perkara tersebut sebelumnya, dipegang oleh Bank Indonesia (BI) namun tidak selesai.

Gubernur BI menyerahkan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) 9 Juni 2004 dengan Surat Nomor 6/4/GB/DPIP tentang Penyelesaian Akhir Likuidasi ada 16 Bank Dalam Likuidasi (BDL).

“Dari 16 BDL tersebut, Bank Industri satu-satunya yang belum menyelesaikan kewajibannya terhadap hak tagih giro debet/overdraft senilai Rp 232 miliar dan tidak dapat diselesaikan,” katanya.

Posisi kasus tersebut, yakni, Bank Industri sekitar 1997 telah menerima kucuran BLBI seluruhnya berjumlah Rp 511,470 miliar.

Rp 511,570 miliar itu, untuk dana talangan Rp279,124 miliar dan giro debet/overdraft Rp232,346 miliar. “Untuk dana talangan sudah lunas,” katanya.

Bank Industri telah dinyatakan telah membahayakan kelangsungan usahanya, selanjutnya PT Bank Industri dicabut izin usahanya oleh Menteri Keuangan RI.

“Bank Industri telah dicabut izin usahanya,” katanya.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….