Kamis, 27 Agustus 2009 17:31 WIB Sukoharjo Share :

Jelang Lebaran, Polwil sisir rel KA

Sukoharjo (Espos)–Jajaran Polwil Surakarta menyisir rel kereta api (KA) mulai Pakis, Wonosari, Klaten hingga Stasiun Gawok, Gatak, Sukoharjo, Kamis (27/8). Dari hasil penyisiran petugas, ditemukan sejumlah bantalan rel rusak dan puluhan baut rel hilang atau terlepas.

Pantauan Espos, puluhan personel Polri dipimpin Pasubbag Samapta Polwil Surakarta, AKP Awali berjalan kaki menyisiri rel KA sambil meneliti bantalan rel, apakah ada yang rusak atau hilang bautnya. Sesekali, petugas tampak berjongkok untuk mengecek rel dan memastikan kondisinya .

Kepada wartawan di sela-sela penyisiran, AKP Awali mengungkapkan, penyisiran rel dilakukan dalam rangka persiapan menghadapi arus mudik serta arus balik Lebaran mendatang.

“Hal ini untuk memastikan kondisi rel aman sehingga masyarakat yang mengunakan jasa transportasi ini bisa merasa nyaman,” jelasnya.

Dia menambahkan, temuan baut yang terlepas serta adanya bantalan rel yang perlu perbaikan diinventarisasi dan selanjutnya disampaikan kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai rekomendasi.
Diharapkan, instansi tersebut segera melakukan perbaikan sehingga rel KA benar-benar aman dilintasi.

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi soal hasil penyisiran, AKP Awali mengatakan hanya beberapa bagian bantalan rel yang mengalami kerusakan ringan.
Pada bagian lain, Kabagops Polwil Surakarta, AKBP Eka Wahyudianta mewakili Kapolwil, Kombes Pol Erry Subagyo melalui sambungan telepon mengungkapkan, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Polres se-Soloraya untuk menyisir rel KA yang berada di wilayah masing-masing sebelum Lebaran.

rei

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….