Kamis, 27 Agustus 2009 16:28 WIB Boyolali Share :

Disangka teroris, orang gila ditangkap

Boyolali (Espos)–Aparat Polsek Simo bersama warga setempat, Kamis (27/8) pagi, menangkap seorang pria mencurigakan di hutan jati rakyat di Dukuh Pakel, Desa Teter, Kecamatan Simo. Warga khawatir pria tersebut memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris yang masuk dalam pencarian polisi.

Kapolsek Simo, AKP Dwi Priyatna, membenarkan perihal penangkapan orang misterius tersebut. Ia belum bisa memastikan identitas pria yang diperkirakan berusia sekitar 45-50 tahun tersebut.

Ia juga belum bisa memastikan apakah pria itu memiliki keterkaitan dengan jaringan teroris atau hanya orang stres yang dibuang oleh keluarganya. Karena saat ditangkap, pria tersebut tidak membawa tanda pengenal maupun kartu identitas, namun pakaiannya relatif bersih. Saat diperiksa, pria tersebut bungkam.

“Saat ditangkap kami tidak menemukan barang-barang seperti tas atau lainnya,” ujar Kapolsek saat dihubungi wartawan.

Penangkapan tersebut bermula dari informasi warga yang curiga dengan keberadaan pria tersebut di hutan sejak lima hari terakhir sebelum ditangkap. Kecurigaan warga semakin menjadi karena setiap pukul 18.00 WIB-20.00 WIB ada orang lain yang seolah mengirimkan barang.

Camat Simo, Wagiyanto, mengatakan awalnya warga curiga bahwa pria tersebut hendak mencuri pohon jati, karena hutan tersebut terdapat persemaian pohon jati milik warga. Namun setelah adanya sosialisasi kewaspadaan dini terhadap jaringan teroris yang digelar Polres bersama Pemkab dan TNI baru-baru ini, warga menduga adanya keterkaitan pria tersebut dengan jaringan teroris.

Menurut dia, ciri-ciri fisik pria tersebut memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter, mengenakan kaos hitam lengan panjang dan celana jins pendek. Kulitnya berwarna gelap.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Boyolali, AKBP Agus Suryo Nugroho memastikan bahwa pria misterius tersebut mengalami gangguan kejiwaan alias orang gila.

kha

lowongan pekerjaan
PT ANDALAN FINANCE INDONESIA (Nasmoco Group), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….