Kamis, 27 Agustus 2009 14:47 WIB News Share :

Adat budaya aceh akan dipatenkan

Banda Aceh–Beragam adat budaya masyarakat di Provinsi Aceh akan dipatenkan, terutama budaya yang sudah mulai kabur kekhasannya, untuk mencegah klaim negara lain seperti yang terjadi terhadap tari pendet Bali.

“Aneka adat budaya yang berkembang dalam kehidupan masyarakat kita pelihara kelestariannya dan adat budaya mana saja yang kita anggap paling mendesak akan dipatenkan,” kata Gubernur Provinsi Aceh, Irwandi Yusuf di Banda Aceh, Kamis.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik sebelumnya meminta gubernur dan bupati se-Indonesia segera mendaftarkan hak paten upacara adat perkawinan di daerah masing-masing ke Departemen Hukum dan HAM untuk mencegah klaim negara lain.

Hal tersebut dikemukakan Menbudpar mengacu pada tindakan Malaysia yang “membajak” beberapa lagu tradisional Indonesia serta mematenkan salah satu motif kain batik sebagai karya budaya milik negeri jiran tersebut.

Gubernur Irwandi Yusuf mengatakan, adat budaya di Aceh seperti tari-tarian saat ini sudah mulai kehilangan kekhasannya karena telah dimodifikasi dengan tarian modern.

Selain itu, budaya yang “kabur” sebab hampir mirip dengan budaya di daerah lain termasuk Malaysia yang juga banyak ditinggali masyarakat Aceh sehingga budayanya bercampur.

Klaim budaya yang dilakukan Malaysia melalui iklan pariwisata negara tersebut menampilkan lagu tradisional dan kesenian Indonesia seperti Reog Ponorogo dan Tari Pendet dari Bali sebagai budaya asli mereka.

Ini menimbulkan kecaman masyarakat seluruh nusantara. Bukan hanya adat budaya yang diklaim milik Malaysia, sebelumnya pulau Sipadan dan Ligitan juga diambil oleh negara tersebut.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…