Rabu, 26 Agustus 2009 20:37 WIB Solo Share :

Penumpang angkutan umum diprediksi hanya naik 5%

Solo (Espos)–Jumlah penumpang angkutan umum pada arus mudik Lebaran 2009 di wilayah Solo diperkirakan hanya naik 5% dibandingkan arus mudik Lebaran tahun lalu, menjadi 1.005.251 penumpang. Sedangkan jumlah pemudik menggunakan kendaraan pribadi maupun sepeda motor sulit diprediksi.

Kondisi tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana pada hari ketiga Ramadan 2008, Dinas Perhubungan (Dishub) atau yang dulu bernama Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) memprediksi jumlah penumpang angkutan umum Lebaran tahun itu naik sebesar 11,74% menjadi 1.286.443 orang.

Kepala Dishub Solo, Yosca Herman S, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/8) mengungkapkan, prediksi kenaikan hanya 5% pada tahun ini dikarenakan seringnya libur panjang pada 2009, adanya dua kali penyelenggaraan Pemilu dan kebutuhan biaya sekolah yang waktunya berdekatan dengan Lebaran. “Prediksi kami, penumpang angkutan umum Lebaran hanya naik 5%. Sebab, pada tahun ini kan banyak libur panjang serta Pemilu sehingga pemudik sudah sering pulang kampung,” jelas Yosca.

Kendati demikian, sebagai antisipasi kenaikan jumlah penumpang tersebut, Yosca mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan angkutan bus di Terminal Tirtonadi dengan jumlah total mencapai 981 unit, di tambah 385 unit taksi dan 375 unit angkutan kota. Yosca mengaku optimis jumlah bisa tersebut bisa mengatasi kenaikan jumlah penumpang tersebut.

“Tahun lalu dengan kenaikan jumlah penumpang mencapai 10%, dan jumlah bus yang hampir sama, tidak ada masalah. Kami yakin untuk tahun ini pun bisa teratasi dengan baik. Kalau ada daerah tertentu yang terjadi penumpukan penumpang kami juga sudah siap dengan izin trayek insidental,” ungkapnya.

Lebaran tahun lalu, tambah Yosca, pihaknya mengeluarkan 120 izin trayek insidental dengan tujuan paling banyak ke Yogyakarta dan Semarang. Menurutnya, ke daerah itulah terdapat paling banyak penumpang yang tidak terangkut.

shs

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…