Selasa, 25 Agustus 2009 16:47 WIB Solo Share :

Puluhan mantan anggota Dewan belum kembalikan laptop

Solo (Espos)–Sekretariat DPRD bakal memberikan peringatan tertulis kepada puluhan anggota Dewan periode 2004-2009 yang hingga Selasa (25/8) kemarin belum mengembalikan fasilitas laptop ke Sekretariat Dewan (Setwan). Dari catatan Setwan ada sebanyak 17 anggota Dewan dari 40 anggota Dewan lama yang sudah mengembalikan laptop.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Solo Tri Puguh Priyadi saat ditemui wartawan, Selama (25/8), mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah untuk meminta kepada anggota Dewan lama untuk mengembalikan fasilitas laptop.

Menurut dia, laptop yang menjadi fasilitas anggota Dewan periode lalu merupakan inventarisasi daerah. Jika inventarisasi daerah itu tidak dikembalikan, terangnya, maka akan ada konsekuensi, karena inventarisasi daerah itu diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8/2008 tentang Pengelolaan Kekayaan Daerah.

“Kami akan membuat surat peringatan kepada masing-masing anggota Dewan yang hingga sekarang belum mengembalikan fasilitas laptop ke Setwan. Apa pun kondisinya laptop itu harus dikembalikan. Jika peringatan tetrulis tidak diindahkan, maka akan dilakukan kunjungan langsung ke rumah anggota Dewan yang bersangkutan untuk meminta pengembalian laptop itu. Langkah terakhir, kami akan menyerahkan kepada Inspektorat untuk menindaklanjuti lebih lanjut atas penggunaan barang daerah itu,” tegas Puguh.

Dia mengaku, mendapatkan informasi bahwa laptop salah satu anggota Dewan yang terendam air saat banjir.

Dia menyatakan, Setwan akan melakaukan pendataan atas fasilitas laptop itu, baik yang masih baik, rusak atau hilang, yang jelas harus ada data dan pertanggungjawabannya.

Kabag Umum Setwan Solo Edhi Warsito Iko Putranto saat ditemui wartawan secara terpisah menyatakan, ada sebanyak 17 anggota Dewan yang sudah mengembalikan fasilitas laptopnya.

Dengan demikian, ujarnya, masih sebanyak 23 anggota Dewan yang belum mengembalikan laptop.

trh

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…