Selasa, 25 Agustus 2009 17:09 WIB News Share :

KPU tak merasa ganggu pelantikan anggota DPR

Jakarta–Komisi Pemilhan Umum (KPU) tidak merasa telah mengganggu proses pelantikan anggota DPR terkait penetapan kursi tahap 3 yang belum kunjung diumumkan. Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengatakan, belum ada kesepakatan jadwal pembekalan calon anggota DPR terpilih antara KPU dengan DPR dan DPD.

“Belum ada (jadwalnya). Memang ada usulan dari Setjen DPR awal Agustus, tapi kalau menurut saya jangan, terlalu jauh jaraknya. Lebih baik mendekati pelantikan, jadi tanggal 28, 29, 30 September,” kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (25/8).

Sebelumnya Ketua DPR Agung Laksono mengatakan, proses pelantikan anggota DPR terganggu karena jadwal pembekalan molor akibat penetapan kursi tahap ketiga. Seharusnya pembekalan dilakukan 4-10 Agustus. Namun hal itu dibantah Hafiz. “Itu kan Pak Agung yang bilang. Nggak ada seharusnya seharusnya,” kata Hafiz.

Menurut Hafiz, KPU berkoordinasi dengan DPR dan DPD dalam rangka pelantikan 1 Oktober mendatang. Seluruh proses menuju ke sana, termasuk transportasi dan akomodasi untuk pembekalan para calon anggota dewan, menjadi tanggung jawab KPU. “Tanggung jawab KPU adalah sampai mereka dilantik,” kata Hafiz.

Pembekalan itu nantinya berisi penjelasan seputar tugas dan wewenang anggota DPR dan DPD.

dtc/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…