Selasa, 25 Agustus 2009 14:04 WIB News Share :

BLM PNPM ditargetkan serap 4 juta tenaga kerja

Jakarta–Pemerintah menargetkan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dapat menyerap tiga juta hingga empat juta tenaga kerja pada 2009.

Manfaat bantuan pemerintah yang tahun ini total jumlahnya Rp 11,01 triliun itu juga diharapkan dapat dirasakan langsung oleh delapan juta hingga sembilan juta rumah tangga miskin sasaran.

“Bantuan langsung di setiap kecamatan tahun 2007 antara nilainya Rp 0,5 miliar sampai Rp 1,5 miliar per tahun.  Sejak tahun 2008 diupayakan naik menjadi Rp 3 miliar per kecamatan per tahun,” kata Menko Kesra Aburizal Bakrie saat memberikan kuliah umum manajemen penanggulangan kemiskinan di Universitas Bakrie, di Jakarta, Selasa (25/8).

Menurut Aburizal, program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat yang pada 2009 telah mencakup 6.408 kecamatan tersebut kini hasilnya sudah mulai dinikmati oleh masyarakat miskin yang menjadi sasaran program.

“Dalam hal ini desa-desa yang memiliki masyarakat miskin terus kita dampingi.  Mereka diberdayakan agar dapat memanfaatkan program yang disediakan.  Masyarakat desa dan kelurahan menentukan sendiri penggunaan anggaran yang dialokasikan, bisa untuk infrastruktur atau pengembangan ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, program-program berbasis pemberdayaan tersebut dikelompokkan dalam klaster kedua program penanggulangan kemiskinan.

Klaster pertama program meliputi program bantuan dan perlindungan sosial kepada rumah tangga sangat miskin, miskin dan hampir miskin seperti Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Program Keluarga Harapan, Bantuan Operasional Sekolah dan subsidi beras untuk keluarga miskin.

Sementara klaster ketiga meliputi program pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah yang antara lain berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR).

ant/fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…