Senin, 24 Agustus 2009 13:18 WIB News Share :

TKW asal Cilacap meninggal di Arab

Cilacap–Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Mulyadadi, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Siti Nadiroh (19), meninggal dunia di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Disnakertrans) Cilacap, Sutiknyo mengatakan, TKW tersebut diberangkatkan oleh PT Almanar Tiara Abadi (ATA) di Jakarta.

Dia mengakui, perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS) tersebut tidak memiliki perwakilan di Cilacap sehingga Disnakertrans kesulitan untuk membantu pemulangan jenazah.

Kendati demikian, kata dia, Disnakertrans tetap berupaya membantu pemulangan jenazah Siti Nadiroh ke kampung halamannya.

“Kami mencoba menghubungi PT ATA. PPTKIS tersebut menyatakan siap membantu pemulangan jenazah,” katanya, Senin (24/8).

Akan tetapi, kata dia, Disnakertrans Cilacap belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Siti Nadiroh.

Sementara itu, jenazah Siti Nadiroh yang diantar petugas PT ATA tiba di rumah duka di Desa Mulyadadi RT 07 RW 02, Kecamatan Cipari, Cilacap, pada harga Minggu malam (23/8), sekitar pukul 23:30 WIB.

Kedatangan jenazah Siti Nadiroh ini disambut histeris ibunda korban, Jamaliah.

Dari informasi yang dihimpun, kabar kematian Siti Nadiroh telah diterima keluarganya sejak sebulan lalu, tetapi mereka kesulitan mengurus kepulangan anak pasangan Satiman dan Jamaliah ini.

Hal itu disebabkan perusahaan yang memberangkatan Nadiroh pada 2007 lalu, tidak memiliki kantor perwakilan di Cilacap sehingga orang tua Nadiroh mengurusnya ke Jakarta.

Meski demikian, saat kedatangan jenazah, keluarga belum mengenai secara pasti penyebab kematian Nadiroh karena mereka hanya menerima foto kopi visum berbahasa Arab.

Sementara itu, hak-hak Nadiroh seperti gaji selama enam bulan dan asuransi belum diserahkan kepada keluarga. Perusahaan hanya menyerahkan uang duka sebesar Rp 6 juta.

Jenazah Siti Nadiroh dimakamkan di pemakaman umum desa setempat, Senin (24/8), pukul 11:00 WIB.

ant/fid

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…