Senin, 24 Agustus 2009 16:35 WIB Boyolali Share :

Pemkab tambah alokasi dana bantuan kekeringan Rp 50 juta

Boyolali (Espos)–Pemkab Boyolali menambah alokasi dana bantuan kekeringan dan penanggulangan bencana Rp 50 juta melalui APBD Perubahan 2009. Sementara itu, jumlah wilayah yang mengalami kekurangan air bersih terus mengalami penambahan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Taqrin Edy Permadi melalui Kasub Bag Sosial dan Agama, Mustaqim, Senin (24/8), mengatakan total dana bantuan kekeringan dan penanggulangan bencana tahun ini menjadi Rp 150 juta. Hingga saat ini sudah terpakai Rp 60 juta untuk droping air.

Sedikitnya 45 desa di tujuh kecamatan sudah mengajukan bantuan droping air. Hingga kemarin siang, sebanyak lima kecamatan yang sudah did roping air bersih yakni Boyolali, Musuk, Mojosongo, Juwangi dan Wonosegoro. Dua kecamatan lain yang belum adalah Kemusu dan Karanggede.

“Dari APBD murni Rp 100 juta, sekarang ada tambahan Rp 50 juta pada perubahan,” ujarnya.

Taqrin yang mendampingi Mustaqim mengakui dana bantuan kekeringan dan penanggulangan bencana tersebut masih dianggap minim. Ia mengatakan penentuan besaran anggaran telah ditetapkan dalam pembahasan di DPRD, sehingga pihaknya hanya bisa menerima.

kha

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Vaksinasi dan Herd Immunity

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (16/12/2017). Esai ini karya Riris Andono Ahmad, Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Heboh outbreak penyakit difteri dan rendahnya cakupan imunisasi karena penolakan kelompok anti vaksin menimbulkan keresahan…