Senin, 24 Agustus 2009 18:48 WIB Ekonomi Share :

Pantau pemberian THR, Dinsosnakertrans bentuk tim monitoring

Solo (Espos)–Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Solo akan membentuk tim khusus guna memonitor pelaksanaan pemberian tunjangan hari raya (THR) di perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Bengawan.
Dinas tersebut juga mengingatkan kalangan pengusaha untuk membayarkan THR paling lambat H-7 Lebaran.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinsosnakertrans Kota Solo, Puja Hariyanto seusai acara pengundian Rejeki BNI Taplus di BNI Kantor Cabang Slamet Riyadi Solo, Senin (24/8).

“Dari Dinsosnakertrans memang tidak bisa memaksa kalangan pengusaha terkait pemberian THR, tapi kami tetap mengingatkan mereka untuk bisa membayarkan THR para pegawai dan karyawannya paling lambat H-7 Lebaran sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh pemerintah,” ujar Puja kepada wartawan.

Puja mengungkapkan hingga Senin kemarin pihaknya belum menerima laporan dari perusahaan-perusahaan tertentu yang mengajukan permintaan penundaan pembayaran THR. Puja juga mengaku sejauh ini belum menerima keluhan dari serikat buruh atau pegawai dari perusahaan-perusahaan yang ada.

Pujo berharap pada perayaan Lebaran tahun 2009 ini, semua perusahaan bisa melaksanakan pembayaran THR tersebut.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, untuk Kota Solo tidak ada permasalahan berarti terkait pembayaran THR dari perusahaan kepada para pegawai atau karyawannya. Dan kami berharap tahun ini juga akan berjalan lancar,” kata Puja.

Saat ditanya apakah ada rencana Dinsosnakertrans untuk menyampaikan surat edaran (SE) kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Solo nantinya, Puja menegaskan sejauh ini pihaknya belum mengagendakan penyampaian SE tersebut.

“Kami berharap masing-masing pengusaha sudah memiliki kesadaran sendiri untuk melaksanakan kewajibannya kepada para pegawai dan karyawannya tersebut,” imbuh dia.

Di sisi lain, Puja mengatakan selama Bulan Puasa ini pihaknya telah membuat jadwal pelaksanaan razia terhadap pengemis, gelandangan dan orang-orang terlantar (PGOT) yang diperkirakan bakal marak di Kota Solo menjelang perayaan Lebaran kali ini.

sry

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…