Senin, 24 Agustus 2009 15:09 WIB Ekonomi Share :

Garuda tambah 42 ribu kursi

Jakarta–PT Garuda Indonesia (Garuda) mengumumkan, mulai 16 September hingga 28 September 2009 atau periode H-5 dan H+6 akan menambah 42.226 kursi pada 17 rute penerbangan yakni 10 rute domestik dan tujuh rute internasional.

“Untuk rute penerbangan lainnya, kami perkirakan masih mampu dilayani penerbangan reguler Garuda,” kata Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda, Pujobroto dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (24/8).

Pujobroto mengatakan, penambahan kapasitas untuk Angkutan Lebaran 2009 itu Garuda akan melakukannya dengan dua cara, yakni meningkatkan frekuensi penerbangan dan pengoperasian pesawat lebih besar.

Tambahan kapasitas kursinya sebesar 29.754 kursi, terdiri dari rute Jakarta-Denpasar (pp) 16.228 kursi, Jakarta-Padang (pp) 1.872 kursi, Jakarta-Jogjakarta  (pp) 2.052 kursi, Surabaya-Denpasar (pp) 8.510 kursi dan Jakarta-Singapura (pp) 8.510 kursi.

Kemudian, melalui pengoperasian jenis pesawat yang lebih besar, yaitu pada rute Jakarta-Denpasar (pp) 220 kursi, Jakarta-Makassar (pp) 1.584 kursi, Jakarta-Semarang (pp) 336 kursi, Jakarta-Solo (pp) 644 kursi, Jakarta-Jogjakarta (pp) 516 kursi, Denpasar-Jogjakarta  (pp) 220 kursi, Denpasar-Surabaya (pp) 88 kursi, Jakarta-Medan (pp) 176 kursi, Jakarta-Pontianak (pp) 112 kursi dan Jakarta-Bangkok (pp) 380 kursi.

Selain itu, Jakarta-Hong Kong (pp) 3.360 kursi, Surabaya-Hong Kong (pp) 264 kursi, Jakarta-Canton (pp) 548 kursi, Jakarta-Kuala Lumpur (pp) 1.020 kursi dan Denpasar-Singapura (pp) 132 kursi.

Pujobroto mengatakan, pihaknya menghimbau kepada para calon penumpang agar merencanakan perjalanan sedini mungkin, tidak melakukan perubahan jadwal keberangkatan atau kepulangan secara mendadak, dan memperhatikan ketentuan pemesanan kursi (booking).

Nama yang tercantum dalam tiket harus sesuai dengan nama penumpang yang hendak terbang karena petugas Garuda Indonesia akan mencocokkan tiket dengan kartu identitas penumpang. Penumpang juga dimohon mencantumkan/ memberikan nomor telepon di tempat tujuan yang mudah dihubungi agar petugas Garuda Indonesia dapat berkomunikasi dengan penumpang jika terjadi perubahan jadwal dan lain-lain.

Untuk kenyamanan para calon penumpang, dan untuk menghindari antrian di konter “check-in” di bandara, Garuda Indonesia menghimbau para calon penumpang agar menggunakan fasilitas city check-in yang berada di kantor-kantor penjualan di tengah kota.

“Proses check-in di bandara dibuka dua jam sebelum keberangkatan dan ditutup satu jam sebelum keberangkatan pada rute internasional dan 45 menit sebelum keberangkatan pesawat pada rute domestik,” katanya.

Selain itu, Garuda juga menyediakan layanan baru KIOSK yaitu mesin layanan check-in mandiri bagi para penumpang di bandara.

“Layanan KIOSK ini, penumpang dapat melakukan proses check-in secara langsung tanpa melalui counter  check-in,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….