Senin, 24 Agustus 2009 13:51 WIB News Share :

DPR minta Dubes Malaysia pulang kampung

Jakarta–Komisi I DPR meminta pemerintah mengambil sikap tegas meminta Duta Besar Malaysia pulang kampung ke negaranya terkait klaim Malaysia atas tari Pendet yang berasal dari Bali. Malaysia dinilai telah mengkomersilkan budaya Indonesia untuk kepentingannya.

“Pemerintah Indonesia harus bertindak tegas kepada Pemerintah Malaysia. Memanggil pulang duta besar kita di Malaysia atau meminta Dubes Malaysia pulang ke negaranya. Tanpa cara ini seperti duri dalam daging,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, Yusron Ihza Mahendra, dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/8).

Yusron beranggapan jalur politik semacam ini lebih efektif ketimbang jalur hukum yang menurutnya berbelit-belit.

“Sanksi kepada Pemerintah Malaysia saya menyerahkan kepada Deplu dan Depbudpar, tapi lagkah politik lebih efektif ketimbang langkah hukum. Sudah saatnya pemerintah mendengarkan aspirasi rakyat,” jelas Yusron.

Untuk itu, Komisi I DPR akan memanggil Menko Polkam untuk membahas masalah klaim Malaysia dari sudut pertahanan negara. Desakan DPR akan dipertegas dalam pertemuan akhir Agustus ini.

“Tanggal 31 Komisi I akan rapat dengan Menko Polkam, kita mendesak pemerintah bertindak tegas,” kata Yusron.

Menurut Yusron, Malaysia sudah memanfaatkan budaya Indonesia untuk memperkaya dirinya. Hal ini menurutnya tidak seharusnya dilakukan negara sahabat.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. BPR Bina Langgeng Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….