Minggu, 23 Agustus 2009 17:24 WIB Karanganyar Share :

Sejumlah kios Pasar Tawangmangu dibiarkan kosong

Karanganyar  (Espos)–Sejumlah kios di Pasar Wisata Tawangmangu hingga kini masih dibiarkan kosong oleh pemiliknya. Disinyalir, pedagang sengaja membiarkannya karena letak kios yang tidak strategis.

Menurut Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Tawangmangu (P3T), Suyono, jumlah kios yang masih tutup itu tidak seberapa. Pihaknya sendiri sudah berupaya membujuk pedagang agar membuka kios mereka, di mana pun kios itu berada.

“Namun kenyataannya, memang ada beberapa kios yang tidak mau buka. Sebab, letaknya tidak strategis dan jarang dilalui pengunjung. Jadinya, kios mereka sepi pembeli. Itu kata pemiliknya,” ungkap Suyono, kepada <I>Espos<I> akhir pekan lalu.

Penataan pedagang Pasar Wisata Tawangmangu sendiri, kata dia, menggunakan konsep <I>zoning block<I>. Setiap pedagang ditempatkan secara tersentral di masing-masing blok sesuai jenis dagangan mereka. Para pedagang setempat rata-rata terbagi menjadi beberapa kelompok dagangan, mulai dari buah-buahan, sayuran, kelontong, Sembako, pakaian dan lain-lain. Penataanya akan diatur sesuai blok agar tak membingungkan pengunjung. Pedagang sendiri diminta untuk tidak saling iri dengan kios/los yang mereka peroleh lewat undian itu.

“Memang pembagian kios/los pasar, dulu memakai sistem undian dan itu sudah kesepakatan antarpedagang. Namun, dalam perkembangannya, memang ada kios/os yang ramai dikunjungi pembeli, dan sebagian ada yang tidak begitu ramai. Ada juga yang kemudian tidak membuka kiosnya lagi karena merasa letak kiosnya tidak strategis dan jarang dilalui pengunjung. Tentu, hal ini akan dikaji bersama dan dicarikan solusinya. Sebab, jika kios tidak kunjung dibuka dalam tempo beberapa bulan berturut-turut, kios itu akan dilelang untuk umum,” ujar Suyono.

dsp

lowongan pekerjaan
PT. BPR Bina Langgeng Mulia, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….