Minggu, 23 Agustus 2009 17:29 WIB Solo Share :

Kuota bantuan perbaikan RTLH dipertanyakan

Solo(Espos)–Sejumlah pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di Kecamatan Banjarsari mempertanyakan kuota bantuan perbaikan rumah tak layak huni (RTLH) di wilayah mereka. Kuota itu diperlukan untuk pembuatan proposal pencairan anggaran.

Sebagaimana diinformasikan, sejak 2006 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memiliki program bantuan perbaikan RTLH senilai Rp 2 juta/kepala keluarga (KK). Dari pendataan yang dilakukan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPMP3A dan KB) atau yang dulu bernama Dinas Kesejahteraan Rakyat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DKRPP dan KB), tahun 2005 lalu, ada 6.612 RTLH di Solo.

Dari jumlah tersebut, hampir 3.000 RTLH sudah mendapat bantuan perbaikan selama periode 2006-2008. Selanjutnya pada 2009, telah disiapkan anggaran untuk bantuan bagi 1.500 RTLH. Dana senilai Rp 3 miliar digulirkan sebagai pendamping bagi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Dengan demikian, penyalurannya melalui Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) di masing-masing kelurahan.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, mestinya setiap kelurahan akan menerima kuota jumlah RTLH yang akan menerima bantuan tersebut. Namun demikian, hingga Agustus 2009 ini, sejumlah pengurus LPMK mengaku belum menerima kuota tersebut.

“Sejauh ini kami belum menerima pemberitahuan berapa kuota bantuan perbaikan RTLH di kelurahan kami. Mengingat ini sudah bulan Agustus, kami berharap Pemkot maupun PNPM segera memberitahukan kuota itu sehingga bisa segera disusun proposal pengajuan dan bantuan itu bisa secepatnya cair,” ungkap Wakil Ketua LPMK Timuran, Suyanto, saat ditemui <I>Espos<I> di kediamannya, Minggu (23/8).

Suyanto mengatakan, berdasarkan pengajuan dari masyarakat, saat ini masih ada 30 RTLH di Timuran. Dia berharap, ke-30 RTLH itu semuanya mendapatkan bantuan pada tahun ini, sehingga tahun 2010 mendatang, di Timuran tak ada lagi RTLH.

shs

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…