Sabtu, 22 Agustus 2009 20:56 WIB Klaten Share :

Dugaan Pungutan di Pasar Taji, Bupati minta segera dibuktikan

Klaten (Espos)–Bupati Klaten, Sunarna SE MHum meminta kepada pihak berwenang untuk membuktikan adanya dugaan pungutan pada pembangunan Pasar Taji di Kecamatan Prambanan.

“Kalau memang ada pungutan supaya segera ditindaklanjuti dan dikoordinasikan untuk diselesaikan. Saat ini, saya juga sudah minta kepada dinas terkait untuk melakukan pengawasan dan mengecek benar atau tidak kalau pembangunan Pasar Taji ada pungutan,” ucap Bupati saat ditemui wartawan usai acara peresmian Paguyuban Jawa Lestari di Balaidesa Tlobong Kecamatan Delanggu, Kamis (20/8) malam.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Klaten, Drs Sukojo mengemukakan Pasar Taji dibangun pasca gempa oleh Koperasi Pamuji.

Dananya, kata Sukojo merupakan pinjaman dari Pemerintah Pusat melalui dana revolving.

“Berdasarkan informasi yang saya peroleh, sejak awal sudah dikonfirmasikan mestinya pedagang mengembalikan uang yang digunakan untuk pembangunan. Namun, sampai sekarang belum ada yang ngangsur dan kios pun belum ditempati,” kata Sukojo saat dihubungi Espos, Sabtu (22/8).

Sukojo mengaku sudah melakukan pendekatan kepada pedagang agar menempati kios tapi belum berhasil. Dia meminta kios yang ada ditempati saja dulu dan jika ada itikad baik sembari mengangsur.

nad

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…