Jumat, 21 Agustus 2009 16:57 WIB News Share :

Venues SEAG di Jateng selesai 2010

Semarang–KONI Provinsi Jawa Tengah mencanangkan 2010 enam venues yang ada di provinsi setempat untuk penyelenggaraan SEA Games 2011 (saat Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara) sudah sesuai standar internasional.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sudiro Atmoprawiro usai pembubaran panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng di Semarang, Jumat, mengatakan, sekarang ini sedang dalam tahap perencanaan, kemudian awal September 2009 akan dipaparkan kepada Gubernur Jawa Tengah.

Setelah pemaparan, lanjut dia, tim KONI Pusat akan meninjau kesiapan Jawa Tengah untuk menggelar enam cabang olahraga tersebut kemudian dihutung biaya yang diperlukan untuk membangun atau memperbaiki venues-venues tersebut agar sesuai standar internasional.

“Akhir 2010, enam venues cabang olahraga yang digelar di Jawa Tengah itu diharapkan sudah sesuai dengan standar internasional karena pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara tersebut digelar 2011,” kata Sudiro yang pengusaha angkutan Semarang tersebut.

Seperti diketahui, Jawa Tengah diserahi tugas menyelenggarakan enam cabang olahraga saat Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games 2011. Keenam cabang olahraga tersebut adalah sepak takraw, biliar, sepatu roda, tinju, menembak, dan panahan.

Ia mengatakan, Jateng tidak perlu membangun venues baru tetapi hanya memperbaiki venues-venues yang sudah ada agar sesuai dengan standar internasional.

Ia berharap sebelum KONI Pusat meninjau kesiapan Jateng sudah diputuskan venues yang akan digunakan untuk pertandingan karena sampai kini masih ada beberapa alternatif yang akan digunakan untuk lokasi pertandingan.

Cabang menembak, misalnya, antara Kompleks GOR Jatidiri dengan membangun baru di Pucang Gading Semarang, panahan antara di Stadion Diponegoro dan lapangan Mugas Tri Lomba Juang, tinju antara Auditorium Unnes dengan GOR Patriot kompleks Kodam IV/Diponegoro.

Kemudian, cabang olahraga sepak takraw antara GOR Jatidiri dengan GOR Sahabat. Kalau sepatu roda tetapi di kompleks GOR Jatidiri Semarang, sedangkan untuk biliar sampai kini belum diputuskan.

Ketika ditanya biaya perbaikan venues agar sesuai dengan standar internasional itu menjadi beban KONI Pusat atau Pemrov Jateng atau ‘sharing’ antara keduanya, dia mengatakan, mengingat pertandingan itu dilaksanakan di Jateng maka biaya perbaikan venues dibebankan kepada Pemrov Jateng.

Menurut dia, apabila SEA Games 2011 sudah selesai venues-venues itu akan menjadi aset Pemrov Jateng.

“Makanya saat paparan dengan Gubernur akan kita kalkulasi soal kebutuhan dana untuk memperbaiki venues-venues tersebut,” katanya.

Selain Jawa Tengah, beberapa provinsi juga diserahi untuk menggelar beberapa cabang olahraga saat Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games 2011. Mereka adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan. “Usai paparan, kita harus secepatnya menyiapkan venues-venues tersebut,” katanya.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…