Jumat, 21 Agustus 2009 18:09 WIB News Share :

Proses evakuasi KA Fajar Utama belum selesai

Tegal–Proses evakuasi Kereta Api Fajar Utama yang anjlok di perlintasan KA Desa Padaharja, Kramat, Kabupaten Tegal, Jumat (21/8), hingga sekitar pukul 15.10 WIB belum selesai.

Wakil Kepala Stasiun Kota Tegal Hari Supriyanto mengatakan, hingga kini proses evakuasi KA masih terus berlangsung karena loko KA dengan nomor C 20115 yang anjlok sulit diangkat ke bantalan rel kereta api.

“Hingga kini proses evakausi masih berlangsung sedangkan semua penumpang KA sudah dipindahkan dengan bus menuju Stasiun KA Brebes,” katanya.

Ia mengatakan, akibat kecelakaan tersebut dipastikan jadwal perjalanan KA dari arah Jakarta menuju Surabaya atau sebaliknya terganggu.

“Namun, kami berharap anjloknya loco KA Fajar Utama Bisnis tersebut dapat secepatnya dievakuasi,” katanya. 

Deles, seorang penumpang KA Fajar Utama mengatakan, para penumpang kesal terhadap PT Kereta Api Indonesia (KAI) karena mereka sempat terlantar beberapa saat.

“Seharusnya, setelah KA anjlok para penumpang tidak dibiarkan terlalu lama menunggu di lokasi kejadian. Kondisi ini memang membuat kami kesal karena PT KAI terlalu lama menyediakan angkutan pengganti,” katanya.

Menurut dia, akibat terlalu lama menunggu angkutan pengganti dari PT KAI, para penumpang juga mengalami keterlambatan menuju ke tempat tujuan.

“Semula, kami merencanakan sampai ke tempat tujuan sesuai jadwal. Namun dengan adanya kecelakaan ini maka para penumpang harus terlambat sampai tujuan,” katanya.     

Seperti diberitakan sebelumnya, KA Fajar Utama Bisnis dengan nomor loko C 20115 jurusan Semarang-Jakarta mengalami anjlok di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Padaharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Anjloknya KA Fajar Utama Bisnis ini setelah menabrak truk pengangkut pasir. Sopir truk yang mengalami luka-luka saat ini masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal.
Ant/tya

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….