Jumat, 21 Agustus 2009 11:35 WIB Ah Tenane Share :

Kapusan sepatu

210809ahtenaneJon Koplo adalah seorang petugas kebersihan masjid di daerah Pajang sana. Dia terkenal rajin dan disiplin. Sayangnya, dia punya sifat temperamental alias suka gampang marah kalau ada orang yang tidak tertib di dalam masjid. Suatu hari, ketika Koplo menyapu lantai, dua orang wanita,  sebut saja namanya Genduk Nicole dan Lady Cempluk, datang hendak salat ke masjid itu.
Lady Cempluk langsung mencari kamar mandi. Sedangkan Genduk Nicole mengambil air wudu.
Selesai menyapu, karena ingin mengepel, Koplo keluar ke gudang untuk mengambil kain pel, obat pel dan seember air. Ketika Koplo kembali ke masjid, ia melihat ada tapak-tapak sepatu di lantai masjid. Ia melihat Genduk Nicole sudah ada di masjid. Melihat itu Koplo langsung muntab. Bukan karena apa-apa, tapi karena Genduk Nicole terlihat masih memakai sepatu, padahal kalau masuk masjid harus dilepas.
”Mbak itu gimana sih, tahu saya capek-capek nyapu ama ngepel gini kok Anda malah enak-enak masuk masjid tanpa copot sepatu. Karepe piye?” ujar Koplo marah.
”Lho, sepatu saya sudah saya lepas di depan tadi, Pak,” jawab Nicole bingung.
Karena Koplo tidak menemukan bukti, ia pun pergi ke luar. Karepe mau mencari bukti. “Ben tak tilikane, nek dugaanku bener!” batin Koplo masih agak mangkel.
Bersamaan ketika Koplo memeriksa ke depan, Lady Cempluk yang mau masuk masjid sedang melepas sepatunya. Tapi…alangkah terkejutnya Koplo! Selain kaget, ia juga malu sendiri. Ternyata kaus kaki kedua wanita tadi sangatlah unik. Bagian mata kaki ke atas memang berwarna putih, tapi di bagian telapak kaki memiliki desain unik, yaitu berbentuk mirip sekali dengan bentuk sepatu bila melihatnya sekilas. “Blaik! Jebule itu cuma kaus kaki!” pikir Koplo isin dhewe.
Tanpa menunggu waktu, Koplo buru-buru minta maaf. Mukanya abang ireng menahan malu. “Mbak, maaf ya. Saya kira Sampeyan tadi pakai sepatu. Jebule mung kaus kaki ta,” ujar Koplo.
”Makanya sekali-kali jalan-jalan ke mal, Pak, biar tahu model kaus kaki terbaru. Jangan cuma di masjid saja,” sindir Nicole yang dimarahi Koplo tadi, yang membuat Koplo pringas-pringis menahan malu. Oalah, Plo, Plo…makanya liat-liat dulu kalau mau marah!  Kiriman Amin Sunarto, Jl Maramis No 37, Solo.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…