Jumat, 21 Agustus 2009 16:42 WIB News Share :

Buru teroris, polisi akan pantau dakwah selama Ramadan

Jakarta–Bulan Ramadan selalu penuh dengan kegiatan dakwah. Aktivitas ini akan mendapat perhatian polisi seiring isu terorisme yang masih hot.

“Seandainya dakwah berkait dengan provokasi, dengan melanggar hukum, pasti akan ditindak,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Nanan Sukarna di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/8).

Nanan mengatakan, selama Ramadan, polisi akan meningkatkan pengawasan ke penjuru wilayah Indonesia. Hal ini karena terorisme masih menjadi momok paling menakutkan.

“Polisi akan mengikuti (aktivitas dakwah), akan menempel lebih terbuka dan terus memantau,” kata Nanan.

Nanan mengatakan, operasi ini digelar untuk mengantisipasi adanya perekrutan teroris pada momen Ramadan.

Selain buron paling dicari, Noordin M Top, polisi masih mencari empat tersangka teroris yang diduga tersangkut bom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, 17 Juli lalu. Mereka adalah Syaifudin Zuhri, Mohamad Syahrir, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, dan Ario Sudarso.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…