Kamis, 20 Agustus 2009 11:27 WIB Ah Tenane Share :

SMS nyasar

200809ahtenaneBaru-baru ini Jon Koplo hadir dalam acara reuni SMA. Semua peserta diminta mengisi alamat dan nomor telepon rumah atau telepon seluler. Jon Koplo tidak menyia-siakan kesempatan untuk menyimpan nomor HP teman-teman yang dianggap istimewa. Tapi dari semua yang istimewa itu ada satu yang super istimewa yaitu Lady Cempluk, cewek yang ditaksirnya sejak SMA.

Cepat-cepat Koplo pinjam daftar tersebut dan langsung memasukkan nomor Lady Cempluk ke memori HP-nya.

Acara reuni ini seakan membangkitkan kembali semangat CLBK alias cinta lama bersemi kembali. Ya, ia memang naksir berat pada Lady Cempluk sejak dulu tapi belum sempat jadian sampai sekarang.

”Asyik nih ntar aku bisa kontak Lady Cempluk,” batin Jon Koplo penuh harap setelah tahu nomor HP Lady Cempluk.

Tak menunggu lama Jon Koplo mulai gencar mendekati Lady Cempluk melalui SMS mesranya. Seperti tumbu ketemu tutup Cempluk membalas tiap SMS Jon Koplo dengan tak kalah mesranya.

”Malam Minggu besok, boleh aku datang ke rumahmu?” begitu SMS Jon Koplo untuk ngencani Lady Cempluk.

”Boleh sekali, rumahku terbuka lebar untuk kamu, Plo,” jawab SMS Lady Cempluk.

Sebelum berangkat Koplo matut-matut di depan kaca. Dicobanya beberapa baju yang cocok dan sreet… sreet… tidak lupa disemprotnya parfum favoritnya biar wangi. Tidak lucu kan kencan kok lecek dan kecut. Dengan dandanan yang necis dan semerbak wangi parfum Koplo meluncur menuju rumah Cempluk dengan motor kesayangannya yang kinclong-kinclong.

Begitu sampai di rumah Lady Cempluk, alangkah terkejutnya karena pintu rumah Cempluk dalam keadaan terkunci. Beberapa kali Jon Koplo mencoba mengetuk pintu namun tak ada jawaban sama sekali.

”Aneh, kok Lady Cempluk tidak ada ya?” batin Koplo dalam hati sambil mondar-mandir di depan pintu dengan gelisah.

Tiba-tiba muncul ide untuk membuka kembali jawaban SMS yang telah diterimanya. Lantas saja Jon Koplo membalasnya, ”Aku udah menunggu di teras rumahmu.”

”Lho, aku juga telah menunggu di depan rumahku, kamu ini gimana ta Plo?” balas Cempluk lewat SMS.

Jon Koplo pun semakin penasaran dan bingung. Ia jadi gembrobyos. Buru-buru ia keluar dan menunggu di depan pagar rumah sambil mencari sosok Lady Cempluk kali aja ia nylempit di mana gitu. Tapi sosok Lady Cempluk tidak jua tampak.

Untuk menghapus rasa penasaran Jon Koplo akhirnya menelpon Lady Cempluk sesuai nomor pada SMS.

”Cempluk, kamu itu di mana ta? Aku…” belum sempat ia melanjutkan omongannya terdengar jawaban, ”Lho kamu ini piye ta, Plo? Aku ini Gendhuk Nicole, kok lupa sih?” jawab Gendhuk Nicole bukan Lady Cempluk.

Lemes-lah badannya dan tanpa ba bi bu langsung saja HP dimatikan. Jadi, selama ini ia merayu Gendhuk Nicole yang sama sekali tidak ia taksir. Rupanya gara-gara kesusu, ia keliru memasukkan nomor HP Gendhuk Nicole! Duh… malunya.  Kiriman N Handayani, Jl Cendana No 10, Boyolali

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…