Kamis, 20 Agustus 2009 17:16 WIB Issue Share :

Pertunjukan seni tradisi di kawasan perbatasan kota

Solo (Espos)–Pertunjukan ketoprak yang diprakarsai Taman Budaya Surakarta (TBS), Rabu (19/8) malam, di Sruni RT 2/RW XX Kadipiro, Banjarsari  rupanya mampu mengobati kehausan warga setempat akan pergelaran seni tradisi yang bernilai luhur.

Di lahan kosong seluas 5000 meter persegi, ratusan warga yang ada di kawasan perbatasan Kota Solo dengan Kabupaten Boyolali tersebut berbondong-bondong menyaksikan drama kerakyatan yang dibawakan para pemain ketoprak Taman Balekambang yang tergabung dalam Kerabat Kerja Seniman Muda Surakarta (KKSMS).

Bidikan pihak TBS untuk mengadakan pementasan di kawasan yang jarang tersentuh pergelaran seni tradisional tepat sasaran. Hal itu bisa dilihat dari antusiasme warga yang sangat tinggi. Mulai dari kaum usia lanjut, orang dewasa hingga anak-anak berkumpul untuk melihat atraksi seni yang sudah mereka tunggu-tunggu sejak berhari-hari lalu.

Sebelum pementasan dimulai, sekumpulan bocah pun terlihat bergerombol mendekati area di balik  panggung untuk melihat para pemain berdandan. Tampaknya, mereka sangat penasaran dengan apa yang akan disajikan di atas panggung yang dibuat ala kadarnya itu. Bersama suami dan anaknya, Rubati, 29, salah seorang penonton mengaku kepada <I>Espos<I> kalau dirinya sangat bersemangat sekali untuk melihat pementasan ketoprak.

“Di daerah sekitar sini, <I>nggak<I> pernah ada pentas ketoprak atau sejenisnya. Adanya <I>paling<I> cuma campur sari di rumah warga yang punya hajatan,” beber Rubati yang saat itu duduk di tengah-tengah barisan penonton.

Pentas yang menyajikan lakon <I>Joko Kendil<I> itu memang menjadi upaya serius pihak TBS untuk memuaskan warga Solo dan sekitarnya. Jika selama ini, pementasan seni ketoprak, teater, tari dan lain sebagainya hanya dipusatkan di galeri-galeri seni di kompleks TBS, maka kali ini mereka melakukan jemput bola. Dengan cara mendatangai langsung masyarakat dengan menghadirkan pementasan berbau Kebudayaan Tradisional yang penuh dengan nilai kebajikan.

hkt

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS Account Executive, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….