Kamis, 20 Agustus 2009 18:16 WIB Wonogiri Share :

Pendistribusian paket konversi selesai

Wonogiri (Espos)–Petugas pencacah pendistribusian paket konversi berupa kompor dan tabung gas LPG menagih uang intensif yang hingga kini belum diterima. Mengingat pembagian paket konversi telah selesai dilakukan.

Menurut Camat Sidoharjo, Supardi, pemerintah kecamatan mendapatkan pengaduan dari petugas pencacah pembagian tabung gas mengenai upah yang dijanjikan oleh pihak konsultan. Dia mengatakan, mengenai besar pembayaran tersebut pihaknya tidak tahu menahu. Menurut laporan salah seorang petugas pencacah, sambung dia, sebelumnya mereka telah dijanjikan setiap pembagian per KK akan diberi upah Rp 1.000.

“Mereka mengadukan kepada pemerintah kecamatan, padahal kami tidak tahu menahu mengenai berapa upah yang akan diberikan kepada petugas pencacah tersebut,” jelasnya kepada <I>Espos<I> di Sekretarias Daerah (Sekda) Wonogiri , Kamis (20/8).

Lebih lanjut, dia mengatakan, apakah besar upah yang diberikan kepada petugas pencacah tersebut sama antara satu konsultan dengan konsultan lainnya. Menurutnya, karena pendistribusian paket konversi tersebut telah selesai, Pertamina maupun pihak konsultan menyelesaikan permasalahan tersebut. “Harus diselesaikan dulu, sehingga semuanya jelas. Pemerintah kecamatan dalam hal ini hanya sebagai fasilitator,” paparnya.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Kecamatan Wuryantoro, Herdian. Dia mengatakan, pertanyaan petugas pencacah mengenai intensif yang akan diberikan oleh konsultan dinilai logis, karena pendistribusian paket telah selesai dibagikan. Ada kekhawatiran petugas pencacah tersebut, sambung dia, apabila konsultan tidak membayarkan intensif yang seharusnya mereka terima.

“Mereka menanyakan kepada pemerintah kecamatan padahal mengenai besar intensif yang akan diberikan itu dari konsultan,” papar dia.
das

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…