Kamis, 20 Agustus 2009 11:13 WIB Internasional Share :

Pemungutan suara mulai dibuka dalam Pemilu di Afghanistan

Kabul–Tempat-tempat pemungutan suara dibuka pada pukul 07:00 waktu setempat Kamis (20/8), untuk pemilihan presiden kedua di Afghanistan, yang diselenggarakan di bawah keamanan yang ketat di tengah ancaman Taliban untuk menggagalkan pemilihan itu.

Sekitar 17 juta warga Afghanistan tercatat berhak memilih – dalam pemilu ketiga yang diadakan sejak rezim garis keras Taliban ditumbangkan dalam serangan yang dipimpin Amerika Serikat pada akhir tahun 2001.

“Di beberapa daerah pemungutan suara telah dibuka, di tempat-tempat lainnya akan dibuka dalam tempo lima menit lagi,” kata seorang juru bicara Komisi Pemilu Independen, Noor Mohammad Noor.

Komisi menjadwalkan akan membuka 6.700 pusat pemungutan suara di seluruh negeri, namun jumlah yang telah dibuka akan diumumkan di media kemudian, katanya.

Koresponden AFP di beberapa tempat pemungutan suara di seluruh negeri mengatakan, keamanan dijaga ketat.

Di Kabul, pemerintah telah mendirikan tempat-tempat pemeriksaan di seluruh kota, di mana petugas mereka memeriksa sopir-sopir dan para penumpangnya.

“Ini adalah kedua kalinya bagi saya untuk memberikan suara, dan saya akan datang lebih pagi sebelum bekerja, karena pemilihan hanya satu-satunya cara untuk melakukan perubahan bagi negara ini,” kata Nooramin, karyawan perusahaan swasta berumur 22 tahun, kepada AFP di salah satu tempat pemungutan suara di Kabul, saat tempat tersebut baru dibuka.

Pusat-pusat pemungutan suara akan ditutup pada pukul 16:00 waktu setempat.

ant/fid

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….