Kamis, 20 Agustus 2009 17:22 WIB Internasional Share :

Majelis diduga menolak beberapa menteri Ahmadinejad

Teheran–Seorang anggota parlemen senior Iran Kamis mengatakan, majelis perwakilan mungkin akan menolak beberapa menteri yang diusulkan  Presiden Mahmoud Ahmadinejad dalam kabinet barunya, kata laporan Kantor Berita Iran Mehr.

“Beberapa dari rekan saya dan saya … berpendapat bahwa sekitar lima menteri yang diusulkan oleh Ahmadinejad tidak akan mendapat suara kepercayaan,” kata Wakil Ketua Majelis, Mohammad Reza Bahonar, seperti yang dikutip oleh kantor berita itu.

Dia tidak memberi nama-nama menteri yang mungkin akan ditolak oleh parlemen. Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, yang sengketa terpilihnya kembali menjerumuskan Iran ke dalam krisis terburuk sejak revolusi Iran, telah mengumumkan kabinetnya.

Menurut laporan Kantor Berita ISNA, tiga dari 21 anggota kabinet pemerintah barunya itu adalah wanita. Ini pertama kalinya selama 30 tahun dalam sejarah republik Islam itu.

Daftar kabinet telah disampaikan kepada parlemen Rabu malam, dua pekan setelah Ahmadinejad dilantik pada 5 Agustus, kata ISNA.

Para anggota parlemen akan memeriksa nama-nama itu mulai 23 Agustus, sebelum menyampaikan suara persetujuannya pada 30 Agustus depan.    

Nama-nama menteri yang diusulkan Ahmadinejad antara lain termasuk Menteri Luar Negeri Manouchehr Mottaki, Menteri Perminyakan Masoud Mir Kazemi, Menteri Pertahanan Ahmad Vahidi, Menteri Kehakiman Morteza Bakhtiari dan Menteri Dalam Negeri Mostafa Mohammad Najjar.

 

Ant/tya

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…